
KARAWANG, RAKA – Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang melalui Kantor Urusan Agama (KUA) berhasil menghimpun sebanyak 5.352 mushaf Alquran dan 2.044 wakaf pohon melalui program wakaf Alquran dan Pengantin Peduli Lingkungan (Pepeling).
Program ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan spiritual kepada masyarakat, khususnya pasangan calon pengantin.
Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian, mengatakan, bahwa Pepeling dan wakaf Alquran dirancang untuk membangun kesadaran calon pengantin agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta penguatan nilai keagamaan sejak sebelum akad nikah berlangsung.
“Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai sosial dan spiritual sejak awal membangun rumah tangga. Wakaf pohon menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sementara wakaf Alquran mendukung penguatan syiar Islam,”katanya, Selasa (20/1).
Ia menjelaskan, wakaf pohon yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di berbagai lokasi, sedangkan ribuan mushaf Alquran yang dihimpun disalurkan ke masjid, mushola, majelis taklim, serta sekolah-sekolah di Kabupaten Karawang.
Menurutnya, program wakaf ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kehidupan keagamaan masyarakat.
”Kemenag Karawang berharap, ke depan partisipasi masyarakat dalam program Pepeling dan wakaf Alquran terus meningkat sehingga dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutupnya. (zal)



