
PURWAKARTA, RAKA – Puluhan siswa Kelas X SMA Negeri 2 Purwakarta mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas melalui kegiatan Learning Experience (LE) dengan mengunjungi Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Jalan Ir. H. Juanda, Ciganea, Rabu (28/1). Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan peran dan fungsi lembaga legislatif secara langsung kepada para pelajar.
Sebanyak 44 siswa mengikuti kunjungan edukatif tersebut dan disambut oleh Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta Ricky Syamsul Fauzi, anggota Komisi IV Didin Hendrawan, serta Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran Sekretariat DPRD Purwakarta, Tiktik Kartika Wulansari. Kehadiran para siswa menjadi bagian dari upaya DPRD dalam mendukung pendidikan politik sejak dini.
Dalam pemaparannya, Didin Hendrawan menjelaskan bahwa DPRD memiliki kedudukan yang sejajar dengan Pemerintah Daerah dalam sistem pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa DPRD berperan penting sebagai penyalur aspirasi masyarakat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan daerah.
Menurut Didin, visi dan misi DPRD Purwakarta diselaraskan dengan arah pembangunan daerah periode 2024–2029. “DPRD memiliki peran strategis dalam mendorong demokrasi yang sehat serta mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia juga memaparkan komposisi anggota DPRD Purwakarta periode hasil Pemilu 2024 yang berjumlah 50 orang dan berasal dari 10 partai politik. Selain itu, Didin menjelaskan struktur Alat Kelengkapan Dewan yang meliputi Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Bapemperda, Badan Kehormatan, serta empat komisi utama yang membidangi pemerintahan, ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat termasuk pendidikan.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta Ricky Syamsul Fauzi memberikan pesan motivatif kepada para siswa yang merupakan bagian dari Generasi Z. Ia mengajak generasi muda untuk memiliki keberanian mengambil peran lebih besar di masa depan, baik sebagai pengusaha maupun pelaku politik.
Ricky menilai politik tidak boleh dipandang negatif oleh generasi muda. Ia mengatakan bahwa kebijakan publik yang berdampak luas terhadap masyarakat lahir dari proses politik.
“Jangan alergi terhadap politik. Justru dari sanalah arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat ditentukan. Kalian adalah calon pengisi ruang-ruang kebijakan menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Selain membahas dunia politik, Ricky juga berbagi pengalaman hidupnya tentang pentingnya kegigihan dan pembentukan karakter. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga sikap dan nilai kehidupan. Ia berpesan agar para siswa selalu menghormati orang tua dan guru serta menjaga pola pikir yang positif.
Guru pendamping kegiatan, Rizkita Nurul Baifir, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan materi yang diberikan oleh DPRD Purwakarta. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa karena mereka dapat berdialog langsung dengan para wakil rakyat.
Menurut Rizkita, Learning Experience menjadi sarana bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat secara nyata di lapangan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.
“Kami sangat berterima kasih atas pencerahan dan pengalaman berharga yang diberikan kepada siswa-siswi kami,” pungkasnya. (yat)



