Karawang
Trending

SMPN 1 Klari Tiadakan Pesantren Kilat Umum, Ini Alasannya

PURWASARI, RAKA – Selama bulan suci Ramadan, kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan biasa, tidak ada pesantren kilat khusus Ramadan di SMPN 1 Klari. Namun tetap memperkuat kegiatan keagamaan harian bagi siswa dan guru.

‎‎Kepala SMPN 1 Klari Nita Herawati mengatakan, bahwa meskipun tidak mengadakan pesantren kilat khusus Ramadan, kegiatan religius rutin tetap berjalan setiap hari.

Ia menyebutkan, sebelum Ramadan pun para siswa dan guru telah terbiasa melaksanakan tadarus Alquran dan salat dhuha setiap pagi. ‎

“Di bulan Ramadan ini kami tetap melaksanakan KBM seperti biasa dan tidak mengadakan pesantren kilat secara umum. Namun kegiatan tadarus dan salat dhuha memang sudah menjadi rutinitas harian di sekolah,” katanya, Senin (23/2).

Baca Juga : Waspada Pohon Tumbang di Sukaseuri, DLH Karawang Bakal Segera Lakukan Pemangkasan

‎‎Menurutnya, tidak dilaksanakannya pesantren kilat secara menyeluruh disebabkan keterbatasan tenaga pengajar agama yang saat ini hanya berjumlah tiga orang.

Meski demikian, pihak sekolah tetap memberikan dukungan pembinaan keagamaan dengan membagikan buku Ramadan secara gratis kepada siswa.

‎”Selain itu, materi ceramah juga dapat diperoleh siswa melalui kegiatan salat tarawih di masjid lingkungan masing-masing,”paparnya.‎

‎Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Klari, Enen Rohenen mengatakan, bahwa pada bulan Ramadhan pekan ini terdapat penyesuaian kegiatan bagi tiap jenjang kelas. ‎

“Untuk kelas 7, siswa mengikuti kegiatan pesantren kilat, sedangkan kelas 8 dan 9 tetap melaksanakan KBM. Khusus kelas 9, pembelajaran difokuskan pada mata pelajaran yang berkaitan dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA), seperti Bahasa Indonesia dan Matematika,”paparnya.

‎‎Diteruskannya juga, pelaksanaan pesantren kilat bagi kelas 7 dibagi berdasarkan jenis kelamin. Siswa laki-laki mengikuti kegiatan di masjid dengan pendamping guru laki-laki, sedangkan siswi perempuan melaksanakan kegiatan di kelas bersama guru perempuan. ‎

“Adapun rangkaian kegiatan pesantren kilat meliputi salat dhuha, ceramah keagamaan, tadarus Al-Qur’an, serta hafalan surat pendek. Setiap siswa melanjutkan hafalan yang belum diselesaikan sebelumnya,”terangnya.

‎‎Eneng menambahkan, pada pekan depan sekolah dijadwalkan mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS). Sementara pada pekan terakhir, kelas 9 tetap fokus pada persiapan TKA, kelas 8 akan mengikuti pesantren kilat, dan kelas 7 kembali menjalani KBM seperti biasa.

EPAPER RADAR KARAWANG – UPDATE SETIAP HARI

‎‎Selain itu, setiap hari Jumat sekolah juga menggelar kegiatan Ceramah Akbar Sekolah Saklar (CASS) yang dilaksanakan di lapangan sekolah dengan pembinaan oleh Ustaz Endin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan sekaligus menanamkan nilai karakter dan budi pekerti kepada siswa.

‎“Harapannya, kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa dan membiasakan mereka untuk beribadah, baik di sekolah maupun di rumah,” tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button