HEADLINEKarawang
Trending

Sosok Dibalik Kesuksesan Timnas Futsal ke Final Piala Asia 2026, Ini Deretan Prestasi Hector Souto

Radarkarawang.id– Bukan kaleng-kaleng, sosok dibalik kesuksesan Timnas Futsal ke Final Piala Asia 2026, ini deretan prestasi Hector Souto bersama Timnas.

Tidak puas setelah kalahkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia secara luar biasa berhasil mengalahkan Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026.

Tim besutan Hector Souto menang dengan skor 5-3 dalam pertandingan penuh drama di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis (5/2) malam.

Kemenangan ini spesial untuk Timnas Futsal Indonesia karena bersejarah. Ini jadi kali pertama bagi Garuda melaju ke final Piala Asia.

Keberhasilan ke final merupakan kesuksesan kesekian Souto di Timnas Futsal Indonesia. Anak asuhan pelatih asal Spanyol ini tampil luar biasa.

Sebelumnya, Souto membawa Garuda juara Piala AFF 2024, meraih emas SEA Games 2025, dan lolos semifinal Piala Asia Futsal 2026.

Rentetan prestasi itu membuat Hector Souto menjadi pencetak sejarah. Nama pelatih asal Spanyol itu pun jadi idola penggemar futsal Indonesia.

Sebelum melatih Timnas Indonesia, Souto pernah melatih klub Bintang Timur Surabaya. Di klub lokal ini

Souto tampil gemilang dan berprestasi.

Berkat kemampuannya meracik strategi ini, Bintang Timur berhasil menjuarai Liga Futsal Profesional 2022 dan meraih gelar AFF Futsal Cup 2022.

Baca Juga: Bupati akan Merapihkan Kabel Semrawut

Setelah meraih sukses bersama Bintang Timur Surabaya, ia kembali ke negara asalnya yaitu Spanyol, dan menangani klub futsal Spanyol, O Parrulo Ferrol, yang berkompetisi di Liga Futsal Nasional Spanyol (LNFS).

Pria kelahiran Chantada, Lugo, ini juga pernah di Liga Futsal Vietnam melatih Sahako FC dan menangani Timnas Futsal Vietnam Junior.

Berkat rekam jejaknya itu, Timnas Futsal Indonesia meminang Souto pada 15 Agustus lalu menggantikan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya Marcos Sorato.

Keputusan tersebut ternyata tepat. Ia sukses membawa Timnas Futsal Indonesia juara Piala AFF Futsal untuk kedua kalinya di turnamen tersebut.

Meski banyak mengukir prestasi bersama Timnas Futsal Indonesia, Souto enggan jumawa dan menganggap keberhasilan ini adalah berkat tangan dinginnya semata.

Ia malah kesal karena bukan hanya dirinya yang berstatus sebagai pencetak sejarah ini, melainkan seluruh anggota tim Timnas Futsal Indonesia.

“Saya tidak menciptakan sejarah. Saya bukan pembuat sejarah. Tim saya adalah pembuat sejarah. Ini bukan soal satu orang. Ini soal semua orang,” kata Souto usai pertandingan.

“Dan saya mulai sedikit lelah dengan istilah ‘pembuat sejarah’ dan Hector Souto. Ini soal semua orang. Bukan hanya para pemain yang ada di sini,” tambahnya.

Menurutnya, sejumlah pemain yang jadi bagian Timnas Futsal Indonesia sebelumnya, turut andil membangun timnas ini berprestasi, layak mendapatkan apresiasi juga.

Para pemain tersebut mulai dari Evan Soumilena, Muhammad Syaifullah, Andarias Kareth, Guntur Sulistyo, Dipo Arrahman, Imam Anshori, hingga Muhammad Albagir.

“Ini adalah sebuah kesuksesan dari begitu banyak orang yang bekerja bersama. Dan tentu saja kami sangat bangga dengan apa yang kami lakukan.”

“Kami sangat bangga dengan apa yang kami lakukan. Kami berusaha mendorong batas kemampuan Indonesia ke standar internasional,” ucap Souto menambahkan. (asy/jpg)

Related Articles

Back to top button