
KARAWANG, RAKA– Genangan banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tirtajaya mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Taman, turun langsung ke lokasi terdampak bersama Wakil Bupati Karawang H. Maslani, BPBD, serta unsur Muspika, Rabu (14/1). Peninjauan difokuskan di Desa Kutamakmur dan Desa Srikamulyan, dua desa yang terdampak cukup parah.
Turut dalam rombongan Camat Tirtajaya, jajaran Polsek dan Koramil, serta para kepala desa setempat. Mereka melihat langsung kondisi permukiman warga yang masih digenangi air. Banjir terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut, memicu meluapnya anak Sungai Citarum dan Kali Tembang. Situasi diperparah oleh banjir kiriman dari daerah hulu, sehingga air merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian yang berbeda di setiap titik.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang Taman mengungkapkan, keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat. Ia berharap cuaca segera membaik agar debit air menurun dan genangan cepat surut.
“Harapannya hujan segera reda, air cepat surut, dan masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya,”katanya, Rabu (14/1).
Data sementara di lapangan menunjukkan, banjir di Desa Kutamakmur berdampak pada 649 jiwa atau 262 kepala keluarga, dengan 246 rumah terdampak.
Sementara di Desa Srikamulyan, sebanyak 1.545 jiwa atau 450 kepala keluarga terdampak, dengan 320 rumah terendam air setinggi kurang lebih 50 sentimeter. Tak hanya permukiman, sekitar 300 hektare sawah yang siap panen juga ikut terdampak.
Menurut Taman, kehadiran DPRD bersama jajaran pemerintah bertujuan memastikan kondisi warga sekaligus mempercepat respons penanganan darurat. Ia menegaskan bantuan harus segera tersalurkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan warga dalam kondisi aman dan penanganan darurat serta bantuan bisa segera direalisasikan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Wakil Bupati Karawang H. Maslani yang turun langsung ke lokasi sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga terdampak. Ke depan, Taman menekankan pentingnya solusi menyeluruh agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.
Ia menyatakan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, agar pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan BBWS, PJT, dan dinas terkait.
“Selain langkah cepat saat darurat, perlu juga solusi jangka panjang seperti perbaikan drainase, pembangunan TPT, serta normalisasi saluran air supaya banjir tidak menjadi langganan,”tutupnya. (zal)



