Puskesmas Wanakerta Kekurangan Vaksin

VAKSINASI COVID-19: Masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Wanakerta. Di lokasi ini sempat terjadi kekurangan vaksin karena ada tenaga kesehatan yang mundur.

Dampak dari Tenaga Medis yang Mundur

TELUKJAMBE BARAT, RAKA – Staf Kecamatan Telukjambe Barat bersama dengan Kepala Puskesmas Wanakerta melakukan monitoring untuk pelaksanaan vaksinasi bagi keluarga di empat titik. Ada puskesmas yang mengalami kekurangan vaksin. Setelah pelaksanaan rapat minggon di kantor kecamatan, Plt Sekretaris Camat Telukjambe Barat bersama dengan staf dan kepala puskesmas melakukan monitoring di ke empat titik yang sedang melakukan vaksinasi Covid-19 keluarga. Monitoring dilaksanakan pukul 11.00, lokasi pertama yang dituju yakni di gedung serbaguna Desa Wanakerta. Vaksin yang diberikan di gedung tersebut sebanyak 20 vial bagi 200 masyarakat. “Puskesmas Wanakerta memfasilitasi dan mensupport vaksinasi keluarga di desa masing-masing, di masing-masing tempat ada 20 vial yang disediakan,” ujar Nur Khoiriyah, kepala Puskesmas Wanakerta, Selasa (31/8).

Vaksin di tempat pertama mengalami kekurangan. Hal ini karena ada satu kader yang mengundurkan diri. Akibat pengunduran diri tersebut yakni pihak BKKBN mengurangi 10 vial dosis vaksin. Bagi masyarakat yang belum memperoleh vaksin maka dapat kembali pada Rabu (1/9). Selain kekurangan dosis vaksin, di tempat tersebut pun tidak adanya banner sebagai media informasi bagi masyarakat. “Justru kalau yang di Wanakerta tadi kurang, seharusnya kan ada tiga kader tapi ada satu yang mengundurkan diri jadi sama BKKBN dikurangi,” tambahnya.

Selain di Desa Wanakerta, monitoring pun dilakukan di Kantor Desa Wanasari. Kekurangan pelaksanaan di tempat ini tidak adanya alat pengukur suhu vaksin. “Kalau yang di sini mah alat pengukur suhu vaksin, katanya ketinggalan sedangkan saya ingin agar seluruh alat itu ada,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Camat Telukjambe Barat Ocang mengatakan, percepatan vaksinasi di kecamatan sangat baik. Masyarakat sudah sadar pentingnya vaksin bagi kesehatan. Ia bersyukur masyarakat pun ikut membantu percepatan vaksin. “Untuk percepatan vaksinasi sampai saat ini, alhamdulillah masyarakat sudah mengerti dan memahami pentingnya vaksin bagi kesehatan,” pungkasnya. (nad)