Karawang
Trending

Tiket Mudik Lebaran 2026 Terjual 61%, Cek Sisa Kursi dan Tanggal Favorit di Sini!

KARAWANG, RAKA– PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai Masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Pada hari pertama pelaksanaan yang bertepatan dengan H-10 Lebaran, Rabu (11/3), mulai terlihat peningkatan mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebih awal menggunakan kereta api dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.

‎Berdasarkan pembaruan data per pukul 09.00 WIB, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 27.021 pelanggan, sementara 15.509 pelanggan tercatat tiba di sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta.‎

‎Untuk keberangkatan, volume penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 12.265 pelanggan, disusul Stasiun Gambir 4.823 pelanggan, Bekasi 4.227 pelanggan, Cikarang 2.786 pelanggan, Jatinegara 1.638 pelanggan, Karawang 760 pelanggan, serta Cikampek 522 pelanggan.

‎‎Sementara untuk kedatangan, tercatat 6.001 pelanggan tiba di Stasiun Pasar Senen, diikuti Stasiun Gambir 4.037 pelanggan, Bekasi 2.248 pelanggan, Jatinegara 1.809 pelanggan, Cikarang 679 pelanggan, Karawang 374 pelanggan, serta Cikampek 361 pelanggan.

‎Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan bahwa memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Menurutnya, tren ini diperkirakan akan terus meningkat seiring semakin dekatnya puncak arus mudik. ‎

“Memasuki H-10 Lebaran, pergerakan pelanggan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus naik seiring semakin dekatnya puncak arus mudik,”katanya, Rabu (11/3).

‎‎Diungkapkannya, hingga pembaruan data 10 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen terus bertambah. Dari total kapasitas 1.076.196 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran, sebanyak 655.840 tiket telah terjual atau sekitar 61 persen dari total kapasitas.

‎”Dengan demikian, masih tersedia lebih dari 400 ribu tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai tanggal keberangkatan selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026,”paparnya.

‎‎Diteruskannya, data pemesanan menunjukkan bahwa periode 11–20 Maret 2026 menjadi masa dengan tingkat pemesanan tertinggi pada fase awal mudik. Dalam rentang waktu tersebut tercatat 437.127 tiket telah dipesan oleh masyarakat. ‎

“Beberapa tanggal dengan jumlah pemesanan tertinggi antara lain 18 Maret sebanyak 49.045 tiket, 19 Maret 48.412 tiket, 17 Maret 47.898 tiket, serta 16 Maret 47.460 tiket,”ujarnya.

‎‎Lanjutnya, sejumlah tanggal tersebut bahkan telah mendekati kondisi penuh. Tercatat pada 18 Maret hanya tersisa 2.410 kursi, kemudian 20 Maret tersisa 2.111 kursi, serta 19 Maret tersisa 2.860 kursi.‎

‎Berdasarkan data sementara, untuk keberangkatan 11–20 Maret masih tersedia sekitar 67.654 tempat duduk, sementara untuk tanggal 21–22 Maret tersisa sekitar 19.680 kursi. Adapun untuk keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026 masih tersedia sekitar 352.118 tempat duduk.

‎”Jika dilihat berdasarkan kelas layanan, kapasitas kelas eksekutif mencapai 510.527 kursi dengan sisa sekitar 269.162 kursi. Untuk kelas ekonomi komersial tersedia 446.965 kursi dengan sisa sekitar 136.161 kursi, sementara kelas ekonomi PSO memiliki kapasitas 118.704 kursi dengan sisa 34.039 kursi,”terangnya.

‎‎Pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, sambungnya, masyarakat juga dapat memanfaatkan program diskon tarif hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial sebagai bagian dari stimulus ekonomi dari pemerintah.

‎”Program tersebut berlaku untuk perjalanan 14–29 Maret 2026. Secara nasional disiapkan sekitar 1,2 juta tempat duduk, sementara khusus wilayah Daop 1 Jakarta tersedia sekitar 329.000 tempat duduk, dengan sekitar 72.000 kursi yang masih tersedia,”tuturnya.

‎‎Untuk melayani mobilitas pelanggan selama masa Angkutan Lebaran, katanya, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari.

Selain itu, terdapat 19 perjalanan kereta tambahan, yang terdiri dari 12 kereta tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 kereta tambahan dari Stasiun Pasar Senen. KAI juga mengoperasikan 4 perjalanan kereta untuk program Motor Gratis (Motis).‎

‎”Beberapa kereta yang menjadi favorit pelanggan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunung Jati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta yang banyak diminati antara lain KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo,”ungkapnya.‎

‎Franoto mengimbau, masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta memanfaatkan tanggal keberangkatan yang masih memiliki ketersediaan tiket.

‎“KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026,” tutupnya. (zal)

MUDIK: Petugas melakukan pemeriksaan tiket penumpang yang akan mudik ke kampung halaman.

Related Articles

Back to top button