Uncategorized

Tikus Merajalela

MERATAPI PANEN: Seorang petani di Desa Panyingkiran, Kecamatan Rawamerta, mengeluh hasil panen terus menurun karena kekeringan dan hama tikus.

Dua Kali Tandur, Hasil Panen Turun di Rawamerta

RAWAMERTA, RAKA – Panen padi di Desa Panyingkiran, Kecamatan Rawamerta, tak serentak karena kemarau panjang dan hama tikus. Karsubi (50) warga Dusun Karajan, Desa Panyingkiran, mengatakan selama dirinya menjadi petani padi sekitar 10 tahun, baru pertama kali ini panen padi di Desa Panyikiran tidak secara bersamaan. Padahal beberapa tahun ke belakang panen padi selalu dilaksanakan secara berbarengan, alias tidak ada yang tertinggal seperti sekarang. Bahkan banyak warga yang mengalami gagal panen akibat diserang tikus. “Seumur-umur baru sekarang panennya gak bareng, biasanya bareng terus,” jelas Karsubi kepada Radar Karawang, kemarin.

Panen padi tak kompak, lanjut Karsubi, awalnya disebabkan karena sawah mengalami kekeringan saat para petani ingin menanam bibit. Sehingga para petani mengairi sawahnya mengandalkan pompa air, ditambah banyak tikus sampai para petani ada yang tandur dua kali. “Tandurnya juga gak bareng, jadi ada yang sudah tumbuh padi, ada juga yang baru tandur,” katanya.

Menurut Karsubi, penghasilan panen padi saat ini mengalami penurunan dibandingkan dengan panen sebelumnya. Dia mengaku hanya memiliki sawah seluas 700 are, yang biasanya hasil panen mencapai 3,5 sampai 4 ton, tapi kali ini hanya mendapat 2 ton. Itupun biaya merawatnya lebih banyak, seperti membeli obat hama tikus, ditambah biaya mompa air. “Panen sekarang lebih sedikit hasilnya, tapi Alhamdulillah masih bisa dipanen, soalnya banyak yang gagal” jelasnya.

Karsubi berharap agar panen yang akan datang bisa dilaksanakan dengan berbarengan, tidak seperti sekarang. Soalnya kalau panen bareng, secara otomatis menanam padinya pun bersama-sama sehingga kalaupun ada hama semuanya rata kena hama. “Mudahan-mudahan panen selanjutnya bisa bareng-bareng, kalau kayak gini hamanya bisa pindah-pindah,” pungkasnya. (mra)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button