Uncategorized

Anggaran Desa Susah Cair

  • Mantan Kades Curiga Ada Permainan Anggaran

CILAMAYA WETAN, RAKA – Kantor Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terancam didemo. Hal itu disuarakan oleh mantan kepala desa Tegalwaru Aruji Atmaja, yang mengaku honornya telat cair. “Keluhan pamong desa honor triwulan tiga belum cair juga, siapa yang mau ikut demo, ke BPKAD dan DPMD semua pamong desa harap ikut, Senin kalau gak cair juga,” kata Mantan Kades Tegalwaru, Aruji Atmaja, Jumat (18/10).

Ia menyampaikan, berbulan-bulan belum cair, sama saja menghina pada pamong desa. Ia bahkan menaruh curiga jangan-jangan oknum pejabat PNS mengharapkan bunga dari hasil endapan dana transper tersebut. “Mohon lah, kau-kau ini sadar, lihat ke bawah, RT, RW dan linmas lagi menjerit dan mengharap, tolong IKD atau Apdesi bantu mereka,” katanya.

Ketua IKD Kecamatan Cilamaya Wetan, H Udin Abdul Gani mengakui, sejumlah desa sejauh ini sedang menanti betul pencairan. Sebab, ADD tahap 3, DBH dan DD tahap 3 cenderung sulit dipastikan kapan dicairkan, sementara berkas dan ajuan sudah lengkap. Ia juga tidak mengetahui apa alasannya, sehingga dana hak desa itu belum kunjung cair. “Entah apa alasannya memang, disaat semua berkas lengkap, masih lambat dicairkan, pantas kalau kades sampai pamong desa marah, karena ini urusan hak,” ujarnya.

Sementara Kepala BPKAD Karawang Hadis Herdiana, membantah adanya penahanan atau pengendapan yang sengaja dilakukan oleh pihaknya. “Udah berjalan, gak ada hambatan sepanjang persyaratan lengkap dan benar,” ujar Hadis.

Mungkin, tambahnya, yang belum cair karena di DPMD tengah melakukan verifikasi terlebih dahulu, sehingga ada desa yang belum cair meski sudah melayangkan ajuan. “Mungkin masih di DPMD diverifikasi dulu, atau ada perbaikan-perbaikan administrasi,” ujarnya seraya menyampaikan bawahannya kerja terus sampai lembur untuk proses pencairan.

Ia juga menyampaikan, tidak ada permainan yang dilakukan oleh pihak BPKAD sebagaimana kecurigaan yang dilontarkan para kades. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya desa yang sudah melakukan pencairan. “Insya Allah, kita komitmen gak ada niat untuk memperlambat, dan sudah banyak yang sudah cair, kalau yang belum (cair) koordinasi saja sama DPMD dan BPKAD,” ujarnya. (zie/rok)

Related Articles

Back to top button