Bengkel Motor Banjir Pelanggan
TELUKJAMBE TIMUR, RAKA – Banjir tidak selalu menjadi musibah. Buktinya bengkel motor di wilayah Desa Sirnabaya ini, malah mendapatkan berkah dari banjir. Bengkel ini dibanjiri permintaan servis motor yang terendam banjir.
“Bukan cuma banjir saja sih, pokoknya musim hujan, omset bengkel pasti naik karena banyaknya pemilik motor yang menservis kendaraannya,” ucap Ferry (37) pemilik bengkel di pinggir jalan utama Desa Sirnabaya, Jumat (14/12).
Biasanya, ungkap Ferry, pelanggan mengeluhkan kerusakan mesin yang kemasukan air dan busi yang tidak berfungsi. Jenis-jenis sepeda motor yang rusak pun bervariasi dari jenis matik, jenis bebek dan sport. Namun diakuinya, kenaikan pemilik kendaraan yang mengeluhkan kerusakan mesin naik dari biasa hanya 80 orang kini bisa mencapai 200 orang.
Jumlah teknisi yang saat ini mencapai 7 orang pun tidak ditambah karena masih mampu menangani banyaknya sepeda motor yang rusak. “Pekerja yang saya tambah itu dua orang dan merupakan tenaga kerja harian, yang langsung dibayar dan kami bayar Rp 120.000 per hari. Kerjanya dari pukul 08.00 Wib – 16.00 Wib,” katanya.
Nova (19) warga Perumahan Telukjambe Residence yang saat itu menservis motornya mengatakan pangbelt motor matiknya mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi dua hari lalu saat jalan menuju rumahnya yang setiap hari dilintasi tergenang air. “Selepas pulang kuliah jok motor jadi gak enak, makanya saya bawa ke sini, eh panbeltnya yang rusak,” ucap Nova. (yfn)