Karangligar Banjir Lagi, 96 Rumah Terendam

BANJIR LAGI: Warga Desa Karangligar kembali merasakan banjir saat musim hujan. Banjir musiman ini terus berulang setiap tahun tanpa ada solusi kongkret dari pemerintah untuk menghentikan banjir ini.

KARAWANG, RAKA – Puluhan rumah terendam dan ratusan warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat kebanjiran setelah aliran sungai meluap. Ini merupakan banjir musiman yang selalu muncul saat musim hujan.
Ketinggian air di Sungai Citarum yang terjadi pada Kamis (13/10) telah mengakibatkan banjir di Desa Karangligar, Jumat (14/10) pukul 04.00 terendam. Ferry Muharam, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang memaparkan, ketinggian air di Dusun Pengasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat setinggi 30 hingga 50 sentimeter. “Tinggi air 30 sampai 50 cm untuk sekarang dan air belum terdapat perubahan masih stuck,” ujarnya.
Ia bersama petugas telah menyalurkan bantuan berupa air mineral, mie instan dan bubur bayi kepada masyarakat. Lokasi banjir terdapat di dua Rukun Tetangga (RT) Dusun Pengasinan. Di RT 2, RW 1 sebanyak 45 kepala keluarga, 135 jiwa, 7 balita, 2 bayi dan 41 rumah terdampak banjir. Kemudian di RT 3, RW 1 sebanyak 62 kepala keluarga, 186 jiwa, 10 balita, 3 bayi dan 55 rumah yang telah terdampak banjir. “Kami sudah langsung memberikan bantuan kepada masyarakat di sana berupa bahan logistik. Lokasi banjir ada di RT sekaligus. Total KK 107, jumlah jiwa 321, balita 17, bayi 5, rumah 96. Tidak ada kerusakan rumah berat. ” tambahnya.
Ia memaparkan kembali, pada Sabtu (15/10) kondisi air terkini di lokasi telah surut. Ia melanjutkan kondisi masyarakat di sana pada kejadian tidak terdapat penyakit apapun. Air surut pada pukul 15.00. “Kemarin air sudah surut genangannya saat pukul 15.00 menurut laporan dari satgas di sana. Alhamdulillah tidak ada masyarakat yang sakit sampai sekarang karena selalu monitoring,” tutupnya. (nad)

Tinggalkan Balasan