Konsep Pelayanan KB Diubah

KERJA : Petugas PLKB saat bekerja di hadapan komputer.
KLARI, RAKA – Untuk meminimalisir perkumpulan masa, petugas satuan pelayanan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kecamatan Klari ubah konsep pelayanan KB.
Petugas Satpel DPPKB Kecamatan Klari Hendra Kurniawan mengatakan, pelayanan KB menjadi tugas wajib yang dilaksanakan setiap mingguan, bulanan sampai kegiatan lainnya. “Sampai sekarang kita masih lakukan pelayanan, masih sama seperti biasanya sih,” ucapnya, kepada Radar Karawang, Kamis (9/4).
Ia menambahkan, untuk mencegah terjadinya kumpulan masa pada bahayanya wabah corona, pihaknya merubah konsep pelayanan yang awalnya dilakukan delapan desa secara langsung, kini menjadi satu desa setiap minggunya. “Kalau untuk ramai pelayanan sama saja seperti biasa dan pelayanan juga kita tetap lakukan di UPTD Puskesmas Klari yang dibantu oleh beberapa bidan, cuma kita antisipasi agar tidak adanya perkumpulan, karena kita juga memperhatikan dari bahayanya virua corona,” tambahnya.
Ia mengaku, selain pelayanan KB, stok pil KB serta alat kontrasepsi masih cukup sehingga kapan saja warga bisa meminta dan mengambilnya secara gratis tanpa pungutan biaya. “Biasanya kita berikan tugas kepada setiap petugas lapangan, masing-masing mereka membawa pil KB sama alat kontrasepsi, khawatir warga juga membutuhkan,” akunya.
Sementara itu, Koordinator Satpel DPPKB Kecamatam Klari Titin Supriatin mengungkapkan, pihaknya juga terus menghimbau kepada ibu rumah tangga untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, membatasi aktivitas di luar rumah sehingga dapat memutuskan mata rantai virus corona yang tengah mengancam keselamatan. “Saran saya mereka tetap di rumah jangan keluyuran kalau memang tidak penting, dan ini saya sampaikan pada saat pelayanan kemarin-kemarin,” pungkasnya. (mal)