Bonus Atlet PON Diutang

BERPRESTASI: Atlet Karawang mampu berprestasi di tingkat nasional.
Dianggarkan Tahun 2022
KARAWANG, RAKA- Atlet Kabupaten Karawang menyumbang banyak medali baik emas, perak maupun perunggu untuk tim Jawa Barat (Jabar) di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua yang baru berakhir. Hanya saja, bonus dari Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang baru akan diberikan di tahun 2022 mendatang.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang H. Sayuti Haris mengatakan, bahwa para atlet yang berprestasi akan mendapatkan bonus dari pemerintah. “Pasti akan kita beri bonus bagi para atlet yang mendapatkan medali,” kata pria yang sudah dua kali menjabat ketua KONI ini,” Senin (18/10).
Dirinya pun menambahkan bahwa bonus untuk para atlet peraih medali di ajang PON XX Papua ini tidak akan didapatkan tahun ini melainkan di tahun depan. “Kalau untuk tahun ini belum disiapkan anggarannya , baru tahun 2022 kita siapkan bonusnya,” tambah Sayuti.
Sayuti pun menuturkan bahwa dirinya akan berdiskusi lebih lanjut dengan pengurus KONI serta pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Karawang mengenai berapa nominal bonus bagi para atlet yang berprestasi tersebut. “Inginnya sih untuk yang dapat medali emas Rp20 juta, perak Rp15 juta, perunggu Rp10 juta. Namun akan kita diskusikan terlebih dahulu tapi yang jelas bonus itu pasti ada,” tuturnya, melalui sambungan telepon.
Sementara itu, atlet futsal perwakilan Karawang yang memperkuat tim Futsal Jawa barat, M.Fajriyan, mengaku senang kalau memang Pemda Karawang menyediakan bonus untuk atlet berprestasi. “Terima kasih sekali kalau memang ada, bonusnya akan saya kasih kepada orang tua dan saya pakai untuk kebutuhan pribadi,” ucap pria peraih medali perak ini.
Fajri pun menambahkan, bahwa pelayanan pemerintah selama pelaksanaan PON XX di Papua sangat baik. “Semua Fasilitas nya tercukupi dari penginapan sampai makan pun cukup,” tambahnya.
Ia pun menuturkan, bahwa kedepan dirinya memiliki dua target yakni fokus di liga futsal agar menjadi juara , kedua ingin membela timnas Futsal Indonesia. “Kemarn baru masuk tahap seleksi cuma gagal,” pungkasnya. (cr8)