Lansia Penjual Kue Jadi Kuli Angkut Minyak
CIBUAYA, RAKA-Tawaran Pertamina mengupah pengangkut minyak yang tercecer di laut utara Karawang memang menggiurkan. Sehari, mereka diberi uang Rp100 ribu.
Hal itulah yang membuat Darkini (73) warga Dusun Cemara 2, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, meninggalkan kegiatan kesehariannya sebagai penjaja kue keliling di Desa Cemarajaya, menjadi pemungut minyak di pesisir Pantai Pisangan. “Kalau dagang kue untungnya sedikit, setiap hari paling dapat Rp20 ribu,” jelasnya kepada Radar Karawang (22/8).
Ia melanjutkan, sejak tanggal 1 Agustus sudah ikut mengumpulkan minyak mentah yang tercecer di bibir pantai, lalu dimasukannya ke karung. Dia mendapatkan honor Rp100 ribu per hari dari Pertamina. Selama bekerja Darkini sempat diperiksa satu kali oleh bagian kesehatan yang telah disediakan pihak Pertamina. “Saya pernah sakit, namanya butuh, yah mau gimana,” katanya.
Darkini si wanita lansia menambahkan, semasa hidupnya belum dikaruniai anak, dan tiga tahun lalu suaminya sudah meninggal dunia. Kini Darkini tinggal bersama adiknya yang juga tidak memiliki momongan.
“Kalau adik pergi, yah saya sendiran saja di rumah,” pungkasnya. (cr4)