Uncategorized

Nihil Positif Corona, Cibuaya Tetap Waspada

WASPADA: Puskesmas Cibuaya tetap antisipasi penyebaran virus corona.

CIBUAYA, RAKA – Jumlah kasus postif corona di Kabupaten Karawang semakin bertambah, namun bukan berarti setiap kecamatan terdapat pasien terpapar postif Covid-19. Misalnya di wilayah kerja Puskesmas Cibuaya sampai detik ini belum ada warga yang terkonfirmasi positif corona, bukan berarti hal itu ingin terjadi.

Aep Saepudin, kepala Puskesmas Cibuaya mengatakan upaya pencegahan penyebaran virus corona di wilayah kerja Kecamatan Cibuaya terus dilakukan diantaranya dengan memperhatikan protokol kesehahatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Pihaknya mengaku upaya pencegahan dari Covid-19 ini juga berkat kerjasama tim Satuan Tugas (Satgas) Kecamatan Cibuaya yang melibatkan kecamatan, puskesmas, danramil dan polsek. “Banyak kegiatan yang dilakukan salah satunya penyuluhan keliling (yang) dijadwalkan setiap satu minggu dua kali,” jelasnya, kepada Radar Karawang, Jumat (17/4).

Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Cibuaya sudah melakukan penyuluhan di seluruh daerah di wilayah Cibuaya. Rencananya minggu depan, pihak kecamatan meminta agar dirinya dalam hal ini Kepala Puskemas untuk menentukan rute penyuluhan lanjutan. “Selebihnya upaya pencegahan tentang itu (Corona) dilakukan di tingkat desa termasuk bidan desa,” ujarnya.

Kemudian masyarakat yang mengunjungi puskemas diwajibkan untuk mencuci tangan sekaligus menerapkan sosial distancing. Aep mengaku yang menjadi kekhawatiran di tengah pandemi seperti ini yaitu orang yang baru pulang dari luar daerah, apalagi dari luar negeri maupun daerah yang sudah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19. “Alhamdulillah semua desa aktif kalau ada yang datang itu langsung melapor ke puskesmas dan nomor kontak (orangnya) dikirim ke satgas surveilan puskesmas nanti surveilan yang mantau,” ucapnya.

Aep menambahkan, secara otomatis orang yang pulang dari luar daerah Karawang ataupun luar negeri dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP) dan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sementara ini jumlah total keseluruhan ODP di wilayah kerja Puskesmas Cibuaya sebanyak 63 kasus dan yang sudah selesai dalam pemantauan sebanyak 50 orang, jadi total yang masih dalam status ODP sebanyak 13 orang. Adapun jumlah kasus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak satu orang dan itupun sudah dilakukan perawatan selama tiga hari di rumah sakit dan setelah dilakukan rapid tes hasilnya negatif. “Dan sekarang pulang dinyatakan sembuh dari rumah sakit, ya (disini) dipantau lagi selama 14 hari,” pungkasnya. (mra)

Related Articles

Back to top button