Uncategorized

Seragam Kades Rp3 Juta

LEMAHABANG WADAS, RAKA – Kepala desa terpilih tentu sudah menguras dompet selama proses pemilihan berlangsung. Begitupun jelang pelantikan Jumat (14/12) kemarin. Mereka harus kembali merogoh kocek Rp3 juta untuk mendapat seragam saat pelantikan.

Seperti yang diungkapkan Kades Lemahmukti Kecamatan Lemahabang Damung. Sebagai orang baru dalam jajaran pemerintahan desa, tentu saja dirinya perlu memperhatikan kostum yang akan dikenakannya, saat detik bersejarah dalam hidupnya tersebut. Karenanya, dia bersama kades-kades terpilih lainnya diarahkan untuk menjahit seragam kades di wilayah Karawang kota dengan biaya Rp3 juta. Biaya sebesar itu, satu kades mendapat tiga stel pakaian. Mulai pakaian resmi pelantikan, pakaian dinas, dan pakaian hitam putih. Dirinya tidak hapal rincian masing-masing pakaian, yang jelas semuanya sudah kolektif Rp3 juta. “Habis 3 juta bikin kostum, gak masing-masing sih, semua diarahkan ke konveksi di Karawang, namanya Melati,” katanya.

Damung mengaku tidak tahu, kalau kades lama atau inkumben membikin ulang atau tidak. “Sudah resiko jeneng, kan resmi jadi kadesnya juga,” katanya.

Sementara itu, Kades Pulokalapa Popon Fatmawati yang kembali dilantik untuk kali kedua mengaku, tidak menjahit ulang pakaian seragam pelantikan, karena masih menggunakan yang lama. “Lagi pula pakaian putih-putih hanya digunakan setahun sekali, yaitu pas tanggal 17 Agustus saja,” ujarnya.

Dirinya sebut Popon, akan membuat helaran syukuran setelah dilantik kembali menjadi kades pada Minggu lusa, sekalian tasyakuran anak yang baru lulus kuliah. “Saya mah pakaian yang dulu, masih ada dan tersimpan jadi gak jahit lagi,” ungkapnya. Kades Sabajaya Kecamatan Tirtajaya Andri merahasiakan berapa uang yang dikeluarkan untuk memesan seragam. “Persiapan biasa saja. Oh gak perlu dibuka (biaya seragam),” ujar Andri. (rud/apk)

Related Articles

Back to top button