Tarawih Pertama Ramai, Jaga Prokes

KARAWANG, RAK – Bagi yang mengikuti metode hisab yatu perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah, hari ini adalah awal bulan Ramadan. Berbeda dengan hasil sidang isbat pemerintah yang mendasari penentuan awal bulan puasa dengan metode rukyat, yang memutuskan Ramadan hari Minggu (3/4).
Berdasarkan pantauan Radar Karawang di sejumlah masjid sudah banyak yang menggelar salat tarawih, Jumat (1/4) malam. Masjid Al Ghammar, Karawang Barat, misalnya. Puluhan orang sudah menjalankan salat tarawih berjamaah selepas salat Isya. Menurut Ketua DKM Al Ghammar Doni, pelaksanaan salat tarawih sudah dipersiapkan dari bulan kemarin, karena pihaknya mengikuti metode hisab dalam menentukan bulan Ramadan. “Alhamdulillah salat tarawih berjalan lancar, sesuai dengan yang direncanakan. Jemaah yang hadir juga banyak,” ungkapnya kepada Radar Karawang, Sabtu (2/4).
Begitu juga di Masjid Al Abror di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru dan Masjid Al Ikhwan, Cikampek Barat, Cikampek. Puluhan orang menjalankan salat tawarih. Ketua DKM Masjid Al Abror Haerul Sofyan mengatakan, pelaksanaan salat tarawih berjalan lancar. Termasuk rangkaian kegiatan bualan Ramadan yang dimulai hari ini. “Termasuk jadwal imam salat tarawih,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, para imam salat tarawih ditunjuk generasi milenial yang sudah memenuhi syarat sebagai imam. “Mulai dari bajaan, hafalan, dan perilaku sesuai dengan syariat Islam sudah sangat bagus,” tuturnya.
Berkendaan dengan protokol kesehatan di masa pandemi, pihaknya juga tetap memperhatikan hal itu. Para jemaah yang hadir dipastikan dalam keadaan sehat. “Mulai dari masker, disinfektan sudah disiapkan, termasuk mengukur suhu tubuh,” katanya.
Ajid (23) warga Cikampek Barat mengatakan dia dan keluarganya menjalankan salat tarawih di Masjid Al Al Abror. Menurutnya, tidak semua masjid menggelar salat tarawih pada malam Sabtu. “Saya mengikuti metode hisab,” tuturnya. (psn)