
KARAWANG, RAKA – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai melakukan peningkatan infrastruktur di kawasan Interchange Tol Karawang Timur. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026 dan menjadi tahap awal penataan kawasan yang merupakan salah satu pintu masuk utama Kabupaten Karawang.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, dirinya mengecek langsung progres peningkatan jalan yang dikerjakan Dinas PUPR Karawang. Menurutnya, pekerjaan tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi jalan, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
“Pekerjaan ini bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi menjadi bagian dari upaya kita untuk membuat akses utama menuju Karawang semakin nyaman, lancar, aman, dan tertata,” katanya, Jumat (21/8).
Selain peningkatan jalan, Pemkab Karawang juga melakukan perbaikan drainase di kawasan tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk mengantisipasi genangan yang kerap terjadi ketika hujan turun. Aep menegaskan, penataan kawasan Interchange Karawang Timur akan dilakukan secara bertahap.
Pada 2026, pekerjaan difokuskan sebagai tahap awal, sementara pengembangan akan kembali dilanjutkan pada 2027.
“Insyaallah pada tahun 2027, penataan akan kita lanjutkan dengan pembangunan median jalan dan penataan kawasan agar tampilannya semakin estetis dan representatif,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan Interchange Karawang Timur tidak hanya memiliki fungsi sebagai akses keluar-masuk kendaraan, tetapi juga menjadi wajah Kabupaten Karawang yang pertama kali dilihat masyarakat dari luar daerah. Karena itu, penataan kawasan diharapkan mampu membantu mengurai kemacetan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Pemerintah daerah juga ingin kawasan tersebut memiliki tampilan yang lebih baik dan mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pendatang. “Kita benahi sedikit demi sedikit, kita tata secara berkelanjutan. Harapannya, Karawang semakin maju, infrastrukturnya semakin baik, wajah kotanya semakin indah,”tutupnya. (zal)



