Warga Bantaran Sungai Harus Waspada
Utamakan Keselamatan, Jangan Paksakan Beraktivitas

KARAWANG, RAKA- Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang pada awal tahun di tengah musim penghujan. Kondisi ini mendorong Basarnas Karawang mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Ketua Unit Basarnas Karawang, Sigit Haryanto mengatakan, curah hujan tinggi sejak awal tahun menyebabkan banjir di beberapa kecamatan dan hingga kini masih terjadi di sejumlah titik. “Sejak awal tahun di musim penghujan, banjir terjadi di sejumlah wilayah Karawang dan kondisinya masih berlangsung,”katanya, Selasa (3/2).
Dalam rangkaian kejadian tersebut, sambungnya, Basarnas juga mencatat adanya insiden warga tenggelam saat banjir di Desa Karangligar. Selain itu, pada akhir Januari lalu terjadi peristiwa orang terseret arus di Sungai Kalimalang, kawasan PTB 2, Kecamatan Ciampel.
Basarnas Karawang mengimbau warga yang berada di daerah aliran Sungai Citarum dan Cibeet agar terus memantau kondisi tinggi muka air (TMA). Jika terjadi kenaikan debit air secara signifikan, masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi pengungsian atau tenda darurat yang telah disiapkan pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Selain itu, warga yang beraktivitas di sekitar sungai diminta meningkatkan kehati-hatian guna menghindari kecelakaan maupun risiko terseret arus. “Utamakan keselamatan, jangan memaksakan aktivitas di sekitar sungai saat debit air meningkat,”tutupnya. (zal)
“Sejak awal tahun di musim penghujan, banjir terjadi di sejumlah wilayah Karawang dan kondisinya masih berlangsung.” Ketua Unit Basarnas Karawang, Sigit Haryanto



