HEADLINEPurwakartaTravel
Trending

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Penumpang Bus Ramai-ramai Sebut Asma Allah

PURWAKARTA, RAKA – Kecelakaan maut terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 78A, wilayah Campaka, Purwakarta, Senin (16/2). Seorang sopir bus pariwisata tewas dan puluhan penumpang mengalami luka.

Bus pariwisata yang membawa rombongan asal Banten itu melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan tujuan kawasan Ciater, Subang. Dalam perjalanan bus tersebut menabrak truk yang berada di depannya, hingga bus pariwitas terpental ke kiri jalan dan menghantam pembatas jalan.

Kecelakaan itu membuat sopir bernama Ujang Nurdin (58), warga Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia di tempat. Sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka.

Puluhan korban kecelakaan tersebut langsung mendapat perawatan di RS Abdul Radjak, Purwakarta. Sebagian mereka mengalami luka robek dan memar. Saat ini korban sudah kembali ke asal daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Semburan Air Mancur Sri Baduga di Purwakarta Sambut Bulan Suci Ramadan

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, mengatakan saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang berhasil melarikan diri pada pristiwa kecelakaan maut di Tol Cipali KM 78A.

“Setelah terjadi tabrakan, bus membentur pembatas jalan. Truk yang terlibat sementara melarikan diri dan masih kami lakukan pengejaran,” ujarnya di rumah sakit.

Enggar menyebut total penumpang dalam bus yang terlibat kecelakaan berjumlah 65 orang. Dari jumlah tersebut, 28 orang mengalami luka ringan, sementara sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Tonton Juga: Rumah Wawan Tak Layak Huni

Salah satu penumpang, Eti Yanti (37), mengaku tidak menyangka akan terjadi kecelakaan yang menewaskan sopir bus ini. Ia duduk di sisi kanan bus ketika kecelakaan terjadi dan tidak menyadari adanya tanda bahaya sebelumnya.

“Enggak tahu apa-apa, tahu-tahu sudah nabrak saja. Darah sudah keluar,” ujarnya lirih di ruang IGD.

“Busnya oleng ke kiri, nabrak pembatas jalan. Di dalam semua teriak-teriak, pada nyebut asma Allah dan istigfar,” Imbuh Eti.

Detik-detik benturan keras bus pariwisata dengan pembatas jalan membuat sejumlah penumpang terlempar dari kursi, termasuk Eti yang mengalami luka sobek akibat menghantam jok di depannya.

Pantauan di rumah sakit menunjukkan ruang IGD sempat dipenuhi korban kecelakaan. Tenaga medis dan relawan bergerak cepat memberikan perawatan. (yat)

Related Articles

Back to top button