
KARAWANG, RAKA- Terkait keluhan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bakal tinjau pohon rindang Sukaseuri, Kecamatan Kotabaru. Jika dianggap membahayakan, DLH berpotensi lakukan pemangkasan.
Untuk mencegah terjadinya pohon tumbang di musim penghujan, DLH Kabupaten Karawang melalui Bidang Pertamanan rutin melakukan pemangkasan dan pengecekan pohon di sejumlah titik rawan.
Kepala Bidang Pertamanan DLH Kabupaten Karawang Agus Mustaqim mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang.
Baca Juga : Rekomendasi Wisata Karawang Terbaru yang Wajib Dikunjungi, Kini Makin Cantik!
Menurutnya, musim hujan memang menjadi periode yang cukup rawan terjadinya pohon tumbang, terutama pada pohon yang sudah mengalami pelapukan.
“Di musim penghujan seperti sekarang ini memang rawan terjadi pohon tumbang. Selain karena angin kencang, ada juga pohon yang kondisinya sudah lapuk,”katanya, Senin(23/2).
Ia menjelaskan, pelapukan pohon kerap disebabkan oleh adanya paku yang menancap di batang pohon, biasanya akibat pemasangan papan iklan atau spanduk. Kondisi tersebut dalam jangka panjang dapat merusak struktur batang dan membuat pohon lebih mudah roboh.
Saat ini, Menurutnya, Bidang Pertamanan DLH Karawang memiliki sembilan petugas yang secara aktif berkeliling melakukan pemantauan serta pemangkasan pohon di berbagai wilayah.
EPAPER RADAR KARAWANG – UPDATE SETIAP HARI
Pada hari sebelumnya, petugas telah melakukan pengecekan di Jalan Raya Warungbambu, kawasan Moksen, Jalan depan Polsek Kota, hingga wilayah Karawang bagian utara.
”Kami pun mengimbau masyarakat untuk tidak memasang paku atau benda lain pada batang pohon serta segera melaporkan jika menemukan pohon yang terlihat miring atau berpotensi tumbang demi mencegah terjadinya kecelakaan,”tutupnya. (zal)



