Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain litespeed-cache dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rada4514/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Pekerja Renovasi Stadion Singaperbangsa Tanpa Menggunakan Alat Keselamatan - Radar Karawang
Karawang
Trending

Pekerja Renovasi Stadion Singaperbangsa Tanpa Menggunakan Alat Keselamatan

KARAWANG, RAKA- Pekerja proyek pembangunan stadion Singaperbangsa Karawang diduga tidak menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Beberapa pekerja tidak menggunakan sarung tangan, sepatu septi dan helm pelindung kepala seperti yang tertuang dalam Undang-undang (UU) Keselamatan Kerja.

Mantan aktivis mahasiswa Karawang Deny Alfarez (25) mengatakan, pekerja proyek pembangunan stadion Singaperbangsa Karawang seharusnya menerapkan standar K3. Jangan sampai mereka bekerja seenaknya, namun membahayakan keselamatannya. “Bekerja di proyek itu resikonya tinggi, apalagi kalau kerjanya tidak menggunakan alat pengaman sepeti helm pelindung kepala dan yang lainnya,” terangnya, Kamis (10/10).

Lanjutnya, adanya pekerja proyek pembangunan stadion Singaperbangsa yang tidak menerapkan K3 seharusnya Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang memberikan teguran kepada pemborong proyek tersebut. “Dinas PUPR jangan diam saja, seharusnya memberikan teguran. Jangan sampai nanti kalau ada korban baru para pekerja ini menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” tegasnya.

Sementara itu, kepada Kabid Bangunan Dinas PUPR Kabupaten Karawang Dani mengatakan, bahwa dirinya akan menegur pemborong proyek tersebut.” Terimakasih untuk informasinya, kami akan tegur,” singkatnya.
Selain itu, saat dikonfirmasi kepada pemborong pembangunan stadion Singaperbangsa Hilal, belum memberikan jawaban hingga berita ini sampai meja redaksi. (zal)

Related Articles

Back to top button