
PURWAKARTA, RAKA – Antusiasme warga Kabupaten Purwakarta dalam menyiapkan kebutuhan uang pecahan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terlihat tinggi. Layanan kas keliling yang digelar Bank Indonesia di kawasan Masjid Agung Kabupaten Purwakarta, Rabu (4/3), dipadati masyarakat sejak siang hari.
Puluhan warga tampak mengantre tertib di bawah tenda biru yang disiapkan panitia. Mereka menggenggam bukti pemesanan dari aplikasi PINTAR sebelum menuju tiga unit mobil kas keliling yang melayani penukaran uang.
Suasana terpantau ramai namun tetap kondusif. Petugas secara berkala memanggil nama penukar melalui pengeras suara, sementara warga lainnya menunggu giliran di kursi yang telah disediakan. Proses transaksi berlangsung relatif cepat, rata-rata hanya beberapa menit per orang.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sistem penukaran kini mewajibkan masyarakat melakukan pendaftaran daring melalui situs PINTAR milik Bank Indonesia. Warga harus memasukkan nomor KTP, alamat email, serta nomor ponsel aktif untuk mendapatkan kupon penukaran.
Langkah ini diterapkan untuk menghindari antrean panjang sekaligus memastikan distribusi uang berjalan tertib dan transparan.
Setiap satu KTP dibatasi maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000. Nominal tersebut dapat ditukar dalam berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000, sesuai kebutuhan masyarakat untuk tradisi berbagi saat Lebaran.
Salah seorang warga, Lili Sumiati, mengaku memanfaatkan batas maksimal penukaran.
“Saya tukar sampai batas maksimal, lima juta tiga ratus ribu rupiah, dengan beberapa pecahan untuk Lebaran nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Ida, warga lainnya, memilih menukar Rp2,8 juta. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
Menurutnya, proses penukaran sangat dipermudah dan berlangsung nyaman. Ia menilai sistem antrean berbasis pemesanan online membuat layanan lebih tertib dibanding sebelumnya.
Petugas Bank Indonesia di lokasi menjelaskan bahwa pembatasan nominal dilakukan agar distribusi uang layak edar merata kepada masyarakat. Untuk satu titik layanan di Masjid Agung Purwakarta saja, disiapkan dana sebesar Rp1,59 miliar.
Secara regional, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan Rp16,7 triliun guna memenuhi kebutuhan uang layak edar selama Ramadan dan Idulfitri melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026.
Ia menjelaskan bahwa alokasi tersebut terdiri dari Rp10,29 triliun untuk wilayah Jawa Barat, Rp2,55 triliun untuk Tasikmalaya, serta Rp3,89 triliun untuk Cirebon. Kebijakan ini diambil untuk memastikan ketersediaan uang tunai tetap aman di tengah peningkatan transaksi masyarakat menjelang hari raya.
Bank Indonesia bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota, termasuk 285 loket perbankan. Layanan berlangsung mulai 2 hingga 12 Maret 2026, dengan durasi waktu yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
Lokasi penukaran dipilih di titik-titik strategis seperti masjid, pusat olahraga, terminal, hingga rest area jalan tol guna memudahkan akses masyarakat dan pemudik.
Dengan sistem pemesanan berbasis aplikasi dan perluasan titik layanan, program penukaran uang tahun ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata sekaligus menjaga kelancaran peredaran uang menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. (yat)



