Balita Diduga Tenggelam di Irigasi Batujaya, Tim Gabungan Polres Karawang dan BPBD Terjunkan Personel

KARAWANG, RAKA- Proses pencarian seorang anak berusia dua tahun yang diduga tercebur ke saluran irigasi di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Selasa (10/3).
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Tambunsari, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya pada Senin (9/3) sekitar pukul 12.30 WIB. Korban diketahui berinisial RPZ (2), warga Dusun Mekarsari, Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tengah bermain di depan rumahnya yang berada tepat di pinggir saluran irigasi. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak terlihat dan diduga jatuh ke aliran irigasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, aparat gabungan langsung melakukan apel persiapan pencarian atau evakuasi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di lokasi kejadian. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batujaya AKP H. Ruslani.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, bahwa tim gabungan yang dikerahkan dalam proses pencarian terdiri dari personel Polsek Batujaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, aparat desa, serta petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas).
“Tim gabungan saat ini melakukan penyisiran di sepanjang saluran irigasi di Dusun Tambunsari untuk mencari korban,”katanya, Selasa (10/3).
Selain melakukan pencarian, sambungnya, petugas juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta masyarakat sekitar guna mendapatkan informasi tambahan yang dapat membantu proses evakuasi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terlebih jika berada di sekitar lokasi yang memiliki potensi bahaya seperti aliran air atau saluran irigasi.
”Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak ketika bermain, terutama di area yang dekat dengan saluran air,”terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang saluran irigasi guna menemukan korban. (zal)



