HEADLINEKarawang
Trending

Asyik ‘Indehoy’ Saat Ramadan, 26 Pasangan Remaja di Karawang Diciduk Satpol PP

Radarkarawang.id– Lagi asyik indehoy saat Ramadan, 26 pasangan remaja di Karawang diciduk Satpol PP di sejumlah kamar kosan dan penginapan.

Satpol PP Kabupaten Karawang menggelar patroli khusus penertiban penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah pada Selasa malam (10/3) saat Ramadan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan pasangan bukan suami istri dari sejumlah rumah kos dan penginapan di sejumlah wilayah Karawang.

‎Kasi Opsdal Satpol PP Karawang Tata Suparta mengatakan, ia melakukan patrol pada hari Selasa (11/3) mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB pada Rabu (11/3) dini hari.

‎‎Kepala Satpol PP Kabupaten Karawang bersama Asisten Daerah (Asda) I memimpin langsung patroli secara bersama-sama berkeliling ke sejumlah objek razia.

Baca Juga: Simak Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Mudik Lebaran 2026 di Karawang Mulai 13 Maret

Selain itu, kegiatan juga melibatkan Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum) serta Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (Kabid PPUD).

 Kabid Tibum Satpol PP Karawang Acep Supriadi mengatakan, dalam operasi pekat tersebut petugas menyasar delapan lokasi rumah kos dan penginapan. ‎

“Dari hasil operasi, kami menemukan dan mengamankan sebanyak 26 pasangan bukan suami istri yang berada dalam satu kamar dan diduga melakukan tindakan asusila,” tegasnya, Selasa (12/3).

‎Selain itu, lanjut Acep, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa enam tisu magic dan empat kondom di beberapa kamar.

‎Petugas kemudian membawa seluruh pasangan ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Karawang untuk pendataan dan pembinaan serta membuat pernyataan tertulis.

‎“Setelah melakukan pembinaan, mereka pulang dengan syarat orang tua masing-masing harus menjemput,” terangnya.

‎Ia menambahkan, operasi tersebut sebagai upaya menekan praktik asusila serta menjaga ketertiban masyarakat di Kabupaten Karawang, khususnya selama bulan Ramadan.

‎‎Acep berharap, kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pelanggar agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Apalagi, yang terjaring remaja. ‎

“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan dan memantau pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang bersifat negatif,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button