Purwakarta
Trending

Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026, Ratusan Senpi Anggota Polres Purwakarta Diperiksa Mendadak

PURWAKARTA, RAKA – Menjelang pengamanan arus mudik Lebaran, ratusan senjata api dinas milik anggota Polres Purwakarta diperiksa langsung oleh Kapolres I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan senjata menjelang operasi pengamanan besar.

Pengecekan dilakukan di lapangan apel Mapolres Purwakarta dan diikuti seluruh anggota yang memegang senjata api dinas. Setiap personel diwajibkan membawa senjata masing-masing, baik laras pendek maupun laras panjang, untuk diperiksa kondisi fisik serta kelengkapan administrasinya.

Dalam pemeriksaan tersebut, ratusan pucuk senjata api dicek satu per satu. Data yang dihimpun menunjukkan terdapat 526 pucuk senjata api laras pendek yang masih dalam kondisi layak pakai dengan 98 personel tercatat sebagai pemegangnya.

Namun dari pemeriksaan itu juga ditemukan 28 pucuk senjata harus ditarik kembali karena izin pemegangnya tidak lagi berlaku.

Sementara itu, untuk kategori senjata api laras panjang tercatat 120 pucuk dalam kondisi layak pakai yang digunakan oleh 40 personel dari berbagai fungsi kepolisian.

Kapolres Purwakarta melalui Kasi Humas Enjang Sukandi menegaskan bahwa pemeriksaan senjata api merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh perlengkapan tugas berada dalam kendali dan digunakan sesuai aturan.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan senjata api dinas dalam kondisi baik, administrasinya lengkap, dan hanya dipegang oleh personel yang memenuhi syarat,” kata Enjang, Selasa (10/3).

Ia juga menegaskan bahwa setiap anggota yang memegang senjata api harus benar-benar memahami aturan penggunaan serta bertanggung jawab penuh atas senjata yang dipinjam pakaikan kepadanya.

“Senjata api bukan sekadar perlengkapan, tetapi memiliki risiko besar jika tidak digunakan sesuai prosedur. Karena itu setiap personel harus disiplin dan profesional dalam penggunaannya,” tegas Enjang.

Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan senjata api menjadi bagian dari upaya menjaga disiplin anggota sekaligus menjamin keamanan masyarakat.

Ia menekankan kesiapan personel menjadi faktor penting menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri. (yat)

Related Articles

Back to top button