Tabrakan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek Wilayah Cinangka Purwakarta, Satu Sopir Alami Luka-luka

PURWAKARTA, RAKA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Jakarta–Cikampek wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sebuah minibus jenis Daihatsu Grand Max menghantam bagian belakang truk yang melaju di depannya di kilometer 71 B, tepatnya di wilayah Desa Cinangka, Minggu (15/3).
Benturan keras membuat bagian depan kendaraan bernomor polisi B-9539-SCG tersebut mengalami kerusakan parah. Kaca depan kendaraan pecah, sementara kap mesin dan bumper tampak ringsek akibat menghantam bodi belakang truk.
Dari pantauan di lokasi kejadian, kendaraan minibus tersebut berhenti di bahu jalan tol dengan kondisi rusak berat di bagian depan. Pecahan kaca terlihat berserakan di sekitar kendaraan, sedangkan kap mesin terlipat hingga menandakan kerasnya benturan yang terjadi.
Baca Juga: Sertifikasi 100 Penghafal Al-Qur’an di Rengasdengklok, Lahirkan Generasi Qur’ani di Karawang
Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat. Sejumlah pengendara terlihat mengurangi kecepatan saat melintas untuk melihat kondisi kecelakaan yang terjadi di jalur tersebut.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi pengemudi serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Berdasarkan informasi yang di lapangan, kecelakaan bermula saat kendaraan Grand Max melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat memasuki kilometer 71 wilayah Cinangka, pengemudi kehilangan konsentrasi sesaat atau mengalami microsleep sehingga tidak mampu mengantisipasi kendaraan di depannya.
Akibatnya, minibus tersebut langsung menabrak bagian belakang truk yang tengah melaju di jalur yang sama.
Salah seorang penumpang kendaraan, Arin, mengaku tidak mengetahui secara pasti momen tabrakan tersebut karena ia sedang tertidur di bagian belakang mobil.
Tonton Juga: SMPN 1 CIAMPEL berdiri pada tahun 1980an
“Saya tidur di belakang. Pas bangun tiba-tiba sudah kecelakaan,” kata Arin.
Ia menuturkan, di dalam kendaraan hanya terdapat dua orang. Setelah tersadar, ia melihat kendaraan di depan sudah tidak berada di lokasi.
“Di mobil cuma dua orang. Kemungkinan nabrak truk karena pas saya lihat ke depan sudah tidak ada mobil lagi,” ujarnya.
Arin juga menjelaskan perjalanan tersebut berangkat dari Pati menuju Bekasi dengan membawa muatan lampu-lampu.
Beruntung, kecelakaan di Tol Jakarta–Cikampek wilayah Purwakarta tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun pengemudi mengalami luka dan memar akibat benturan keras dan langsung menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.
Sementara itu, kendaraan yang mengalami kerusakan kemudian dievakuasi oleh petugas guna mencegah kemacetan di jalur tol yang dikenal padat tersebut. (yat)



