HEADLINEKarawang
Trending

Bakal Jadi Tren Lagi? Menteri Pendidikan Ajak Siswa Pakai Sepeda ke Sekolah Demi Hemat BBM

Radarkarawang.id-  Apakah beresepeda bakal jadi tren lagi? Menteri Pendidikan ajak siswa pakai sepeda ke sekolah demi hemat BBM saat ini.

Pemerintah tengah gencar melakukan efisensi, termasuk di dunia pendidikan. Salah satunya, siswa diimbau jalan kaki dan pakai sepeda ke sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengimbau siswa untuk berjalan kaki saat berangkat sekolah guna mengurangi konsumsi BBM.

Terutama bagi yang rumahnya dekat dengan sekolah. “Jadi misalnya kita imbau kalau yang rumahnya dekat dari sekolah, ya kalau memang kira-kira aman dan nyaman.”

“Saya kira tidak ada salahnya jalan kaki atau kembali kepada kebiasaan bersepeda,” kata Abdul Mu’ti, sebagai upaya untuk penghematan energi.

Baca Juga: Instruksi Presiden Prabowo: Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Batal Naik 1 April

Menurut dia, kebiasaan bersepeda sebetulnya sudah terbangun sejak masa pandemi Covid-19. Siswa terbiasa bersepeda. Sehingga, sangat memungkinkan untuk menggunakan lagi.

 “Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan. Kemudian ya kita usahakan memaksimalkan penggunaan transportasi umum,” tuturnya.

Abdul Mu’ti mengakui, saat ini ada kecenderungan untuk sebagian anak-anak untuk memilih menggunakan motor dari pada angkutan umum ke sekolah.

Padahal, lanjut Medikdasmen, dengan adanya angkutan umum yang aman dan nyaman bisa jadi opsi hemat energi juga bisa mengurangi polusi.

Selain itu, tambah Mendikdasmen, imbauan efisiensi ini untuk semua satuan pendidikan. Mendikdasmen meminta sekolah untuk melakukan penghematan listrik dan air.

Di internal Kemendikdasmen sendiri, Abdul Mu’ti telah menginstruksikan hal serupa. Baik itu penghematan listrik hingga penghematan air maupun konsumsi rapat.

Ia meminta saat rapat tidak lagi membeli snack mahal, tapi snack dengan harga yang lebih terjangkau. Sehingga anggaran lebih efisien.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar seluruh instansi pemerintah untuk melakukan penghematan energi.

Hal ini menyusul adanya kenaikan harga minyak dunia dan kelangkaan saat ini. Kondisi ini terjadi lantaran adanya eskalasi konflik di Timur Tengah. (jpg)

Related Articles

Back to top button