
KARAWANG, RAKA- Kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang, tampak tidak terawat dan memprihatinkan. Sejumlah bagian JPO terlihat dipenuhi tanaman rambat yang menjalar di sisi rangka besi, sehingga mengurangi estetika sekaligus berpotensi membahayakan pengguna.
Pantauan di lokasi, selain dipenuhi tanaman liar, area sekitar JPO juga terlihat kurang terurus. Tangga akses menuju jembatan tampak kotor, dengan beberapa bagian di sekitarnya dipenuhi sampah dan material tak terpakai.
Salah seorang tukang ojek Wawan (34) mengatakan, kondisi JPO tersebut sudah cukup lama dibiarkan tanpa perawatan. Ia menilai keberadaan tanaman rambat yang terus tumbuh membuat jembatan terlihat kumuh dan kurang nyaman digunakan.
“Sudah lama seperti ini, tidak pernah dibersihkan. Tanaman rambatnya makin banyak, jadi kelihatan tidak terurus,”katanya, Rabu (1/4).
Menurutnya, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan, terutama bagi pejalan kaki yang hendak menyeberang. Selain licin saat hujan, akses menuju tangga juga dinilai kurang aman karena kurangnya perawatan.
Hal senada warga sekitar Riska (24) yang mengaku jarang menggunakan JPO tersebut. Ia lebih memilih menyeberang langsung di jalan karena merasa JPO kurang nyaman dan terkesan tidak aman. “Kalau malam juga agak gelap, jadi orang-orang lebih sering menyeberang di bawah saja. Padahal itu berbahaya,”paparnya.
Riska berharap, pemerintah daerah segera melakukan perawatan dan pembersihan secara rutin terhadap fasilitas umum tersebut. Selain demi kenyamanan, perbaikan JPO juga dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Saya pengennya PJO ini bersih dan terawat. Terus kalau bisa jangan terlalu tinggi, karena banyak masyarakat juga yang takut ketinggian dan memilih jalan kaki walaupun harus jalan sedikit jauh karena di bawah ada pagar penghalang,”tutupnya. (zal)



