Karawang
Trending

Niat Ambil Foto, Dua Wisatawan Asal Karawang Tewas Tertimbun Longsor di Curug Cileat

KARAWANG, RAKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang ungkap detik-detik dua wisatawan Karawang tertimbun longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang. Kedua korban hendak berfoto di lokasi kejadian kemudian tidak bisa menghindar saat bencana tiba.

Bencana tanah longsor terjadi di kawasan Curug Cileat, Kampung Cibago RT 14/RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (15/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua wisatawan asal Karawang tertimbun material longsoran saat berada di sekitar lokasi wisata.

‎Longsor diduga dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Material tanah dari tebing di sekitar area wisata dilaporkan longsor dan menimbun dua orang pengunjung.

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Karawang Ferry Muharam mengatakan, berdasarkan keterangan dari rekan korban, saat kejadian kedua korban sedang berada di sekitar area Curug Cileat untuk berfoto. ‎

“Menurut keterangan tiga teman korban, saat itu korban sedang melakukan foto-foto di area sekitar Curug Cileat. Ketiga teman korban mendengar suara gemuruh dan langsung menyelamatkan diri, namun dua korban tidak sempat menghindar sehingga diduga tertimbun longsoran,” katanya, Sabtu (16/5).‎

‎Korban diketahui bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, serta Winda Limbong (20), warga Kosambi, Kabupaten Karawang. Keduanya sempat dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor. ‎

Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karawang yang dipimpin Kabid Darlog BPBD Karawang langsung menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (Opsar).

‎‎Tim juga berkoordinasi dengan BPBD Subang serta aparat setempat. ‎Ferry Muharam menjelaskan, proses pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir titik lokasi longsoran. ‎

“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dan pencarian di area yang diduga menjadi titik tertimbunnya korban,”paparnya.

‎‎Dalam penanganan kejadian ini, sambungnya, sejumlah unsur terlibat di antaranya BPBD Kabupaten Subang, BPBD Karawang, TNI, Polri, Tagana Kabupaten Subang dan Karawang, Puskesmas Cisalak, aparatur Desa Mayang, serta masyarakat sekitar.

‎”Kedua korban berhasil ditemukan pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button