Karawang
Trending

Kisah Kastim, Jamaah Haji Tertua Karawang Usia 82 Tahun yang Berangkat di Kloter 4

KARAWANG, RAKA- Sebanyak 443 jamaah haji Kloter 4 JKS asal Kabupaten Karawang resmi diberangkatkan pada Jumat (24/4). Pemberangkatan dilakukan dari kawasan Islamic Center Karawang dan dilepas langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh. ‎

‎Kepala Kementerian Haji dan Umrah Karawang Rojak mengatakan, jumlah tersebut mencakup jamaah dan petugas pendamping. Ia menyebut jamaah termuda berusia 21 tahun atas nama Rian Ahmad Jainudin, sementara jamaah tertua berusia 82 tahun atas nama Kastim Ubag Raisan.

‎“Untuk kloter empat, jamaah dan petugas berjumlah 443 orang. Pemberangkatan dilepas pukul 09.00 WIB,”katanya, Jumat (24/4).‎

‎Menurutnya, terdapat tiga jamaah yang membutuhkan alat bantu seperti kursi roda, terutama karena faktor usia dan kondisi kesehatan.

‎”Kami juga terus melakukan pembinaan kepada jamaah, termasuk imbauan untuk menjaga kesehatan, pola makan, serta mematuhi aturan di Arab Saudi dan tetap bersama kelompok selama pelaksanaan ibadah,”terangnya.‎

‎Sementara itu, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan jamaah haji tahun ini.

‎“Alhamdulillah hari ini kami bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang dapat melepas jamaah haji Kloter 4 JKS dengan jumlah 443 orang, termasuk petugas,”paparnya.

‎‎Ia menjelaskan, total pemberangkatan jamaah haji Karawang tahun ini dibagi ke dalam lima kloter. Pemerintah daerah, kata dia, telah melakukan berbagai persiapan secara maksimal, termasuk evaluasi rutin setiap tahun guna meningkatkan kualitas pelayanan.

‎Aep juga mengapresiasi, peran Dinas Kesehatan yang telah memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat sebelum keberangkatan. Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah dinilai berjalan baik. ‎

“Kami ucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat saat diberangkatkan,” ujarnya.

‎‎Menurutnya, sejumlah fasilitas juga telah disiapkan bagi jamaah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsumsi, hingga perlengkapan identitas seperti syal khusus sebagai penanda jamaah asal Karawang.

‎“Pemberian identitas ini penting untuk memudahkan pengenalan jamaah di Tanah Suci, mengingat jumlah jamaah sangat banyak dan perbedaan bahasa bisa menjadi kendala,”ungkapnya.

‎‎Ia menambahkan, fasilitas pemberangkatan di Islamic Center Karawang dinilai memadai, dan ke depan akan terus ditingkatkan. ‎Terkait kondisi di Timur Tengah, Aep memastikan situasi di Arab Saudi relatif aman bagi pelaksanaan ibadah haji.

Ia juga menyebut waktu tempuh perjalanan tetap normal, yakni sekitar sembilan jam. ‎”Pemerintah daerah berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,”tutupnya. (zal)

Related Articles

Back to top button