
PURWAKARTA, RAKA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat pengelolaan ruang terbuka hijau dengan mengintensifkan perawatan taman di berbagai wilayah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Taman Air Mancur Sri Baduga di Situ Buleud, yang dikenal sebagai ikon wisata daerah.
Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), kegiatan pemeliharaan dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Pada Selasa (28/4), petugas lapangan terlihat melakukan pembersihan area taman, mulai dari menggosok paving blok hingga merapikan vegetasi dan fasilitas pendukung.
Kepala Bidang Taman, Pertanahan, dan Dekorasi Kota Disperkim Purwakarta, Endang Rahmat, turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas ruang publik agar tetap layak digunakan masyarakat.
Menurut Endang, perawatan taman tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mencakup penataan estetika dan pemeliharaan fasilitas. Ia menegaskan bahwa kondisi taman harus selalu dalam keadaan prima agar mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
“Kami memastikan taman tetap bersih, tertata, dan terawat. Ini penting agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung,” ujar Endang saat ditemui di lokasi, Selasa (28/4).
Ia juga menambahkan bahwa kawasan Situ Buleud memiliki peran strategis sebagai destinasi wisata unggulan di Purwakarta. Oleh karena itu, citra dan kualitas lingkungan di area tersebut harus terus dijaga secara konsisten.
Selain peran pemerintah, Endang turut menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas publik. Ia mengimbau pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan maupun merusak sarana yang telah disediakan.
“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Taman ini adalah milik bersama, sehingga perlu dijaga bersama agar tetap indah dan lestari,” ungkapnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencatat terdapat sekitar 78 taman yang tersebar di berbagai wilayah, baik di pusat kota maupun pedesaan.
Keberadaan taman-taman tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pemerintah optimistis taman-taman di Purwakarta akan semakin representatif sebagai ruang publik yang nyaman, sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah. (yat)



