HEADLINEPurwakarta
Trending

Pemberangkatan Haji di Tajug Gede: Antara Tantangan Logistik dan Berkah Ekonomi

KARAWANG, RAKA- Aktivitas pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Purwakarta di Masjid Tajug Gede Cilodong pada Rabu (29/4) membawa dampak ganda. Selain menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, momen ini juga memberikan berkah bagi para pedagang UMKM yang berjualan di area tersebut.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Cikopo mengalami kepadatan. Sejumlah kendaraan besar, mobil pribadi, hingga sepeda motor tampak melaju perlahan, bahkan sempat terhenti saat melintasi kawasan tersebut. Kondisi ini akibat meningkatnya volume kendaraan, baik dari pengantar jemaah maupun pengguna jalan lainnya.

Di waktu yang sama, para jemaah calon haji juga mulai berdatangan ke lokasi dengan pengantar menggunakan kendaraan milik Pemkab Purwakarta maupun mobil pribadi.

Baca Juga: Realisasi Gerai KDKMP Purwakarta Baru 16%, Kendala Lahan Jadi Hambatan Ekspansi

Seorang petugas Dinas Perhubungan yang berada di lokasi menjelaskan bahwa kepadatan tersebut berkaitan dengan agenda pemberangkatan jemaah calon haji. Ia menyebutkan bahwa keberangkatan mulai setelah waktu salat zuhur.

“Iya ini ada pemberangkatan calon jemaah haji, nanti berangkatnya habis zuhur,” ujarnya.

Di sisi lain, situasi tersebut justru membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM. Para pedagang yang berjualan di sekitar Masjid Tajug Gede mengaku mengalami peningkatan penjualan dari hari biasa.

Seorang pedagang es mengatakan bahwa ramainya pengunjung yang mengantar jemaah menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan. Ia mengaku dagangannya laris sejak pagi.

Tonton Juga: Rumah Wawan Tak Layak Huni

“Alhamdulillah, hari ini jualan lebih ramai dari biasanya. Banyak yang beli, apalagi cuaca panas dan banyak yang nunggu,” katanya.

Jemaah calon haji Kabupaten Purwakarta tergabung dalam Kloter 12 KJT. Mereka akan berangkat sekitar pukul 12.30 WIB setelah melaksanakan salat zuhur berjamaah. Rombongan tersebut diperkirakan tiba di asrama haji sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kegiatan besar seperti pemberangkatan jemaah haji tidak hanya berdampak pada lalu lintas, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil.(yat)

Related Articles

Back to top button