Purwakarta
Trending

Unggul 51 Suara, Parid Resmi Jadi Kepala Desa Liunggunung Purwakarta

PURWAKARTA, RAKA – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Liunggunung, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, akhirnya mencapai puncaknya. Parid resmi terpilih sebagai Kepala Desa Liunggunung setelah unggul dalam pemungutan suara yang digelar pada Minggu (10/5).

‎Parid yang juga dikenal sebagai kader GP Ansor Plered tersebut dilantik langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, usai proses pemilihan selesai.

‎Dalam Pilkades PAW tersebut, sebanyak 110 pemilih menggunakan hak suaranya. Berdasarkan hasil penghitungan, Parid yang berada di nomor urut 2 berhasil memperoleh suara terbanyak dibanding dua kandidat lainnya.

‎Adapun rincian perolehan suaranya yaitu: Nomor Urut 1, Dadan Sulasmana: 40 suara. Nomor Urut 2, Parid: 51 suara
‎Nomor Urut 3, Iwan Sudandi: 18 suara. Kemudian suara tidak sah: 1 suara

‎Dengan hasil tersebut, panitia resmi menetapkan Parid sebagai Kepala Desa Liunggunung terpilih.

‎Sejak awal pencalonan, Parid menjadi salah satu figur yang cukup diperhitungkan masyarakat. Selain aktif di organisasi kepemudaan GP Ansor Plered, ia juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang manajemen.

‎Kombinasi pengalaman organisasi dan pemahaman tata kelola dinilai menjadi modal penting dalam memimpin pemerintahan desa ke depan.

‎Salah satu tim pemenangan, Hamdan, mengatakan kemenangan tersebut merupakan amanah besar dari masyarakat yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

‎“Ini adalah amanah dari masyarakat. Fokus ke depan tentu bagaimana membawa perubahan yang nyata bagi Desa Liunggunung dengan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Hamdan usai penghitungan suara, Minggu (10/5).

‎Menurutnya, setelah pelaksanaan Pilkades selesai, seluruh masyarakat diharapkan kembali bersatu demi mendukung pembangunan desa.

‎Pelaksanaan Pilkades PAW Desa Liunggunung berlangsung aman dan kondusif hingga akhir proses penghitungan suara. Meski berlangsung kompetitif, ketiga kandidat bersama para pendukungnya tetap menjaga suasana demokrasi berjalan tertib. (yat)

Related Articles

Back to top button