Dongkrak Ekonomi Daerah, Event Kicau Mania di Purwakarta Bikin Pelaku UMKM Banjir Rezeki

PURWAKARTA, RAKA – Suara burung berkicau bersahut-sahutan memenuhi kawasan Lapang Sahate, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Minggu (17/5). Ribuan pecinta burung dari berbagai daerah tampak memadati arena sejak pagi hari, menciptakan suasana meriah yang tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghidupkan roda ekonomi masyarakat sekitar.
Kehadiran peserta dari luar daerah seperti Lampung, Brebes, Semarang hingga Yogyakarta membuat sejumlah pelaku usaha lokal kebanjiran pengunjung. Mulai dari pedagang makanan, pelaku UMKM hingga penginapan turut merasakan dampak dari ramainya kegiatan tersebut.
Kegiatan yang kemudian diketahui bertajuk “Kicau Mania Nusantara Piala Dandim 0619/Purwakarta Featuring Ndoro Aniser” itu mempertemukan komunitas penghobi burung berkicau dari berbagai wilayah di Indonesia. Beragam kategori favorit dipertandingkan, mulai dari Murai Batu, Cucak Ijo, Kacer, Sogon hingga Anis Merah.
Tidak hanya peserta dari Purwakarta dan Jawa Barat, sebanyak 88 komunitas pecinta burung Anis yang tergabung dalam featuring DPW RN Bandung Raya Provinsi Jawa Barat juga ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
Dandim 0619/Purwakarta, Ferdy Jaguar, mengatakan kegiatan itu merupakan event perdana yang diinisiasi sebagai wadah silaturahmi bagi para penghobi burung berkicau.
“Ini kegiatan yang sudah lama diidam-idamkan para pencinta burung kicau mania. Hari ini menjadi event perdana Festival Kicau Mania Piala Dandim Cup. Kami ingin mewadahi para penghobi agar mereka bisa berkumpul, bersilaturahmi sekaligus menyalurkan hobinya,” ujar Ferdy, Minggu (17/5).
Menurutnya, tingginya antusias peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa komunitas kicau mania memiliki potensi besar dalam mendukung sektor wisata hobi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Ia menjelaskan, kehadiran peserta dari luar kota turut memberikan dampak terhadap pelaku usaha lokal, terutama UMKM dan sektor kuliner khas Purwakarta.
“Banyak UMKM yang ikut berjualan, para peserta juga menginap dan menikmati kuliner khas Purwakarta seperti sate maranggi. Artinya, kegiatan ini ikut membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten Daerah III Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Kapolres Purwakarta, perwakilan Kejaksaan Negeri Purwakarta, para Danramil jajaran Kodim 0619/Purwakarta serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ferdy menegaskan pihaknya akan terus mendukung kegiatan positif yang diminati masyarakat dan memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi daerah.
“Jika antusias masyarakat terus tinggi, tentu akan kami dukung sepenuhnya,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Purwakarta dinilai tidak hanya menjadi lokasi perlombaan, tetapi juga ruang berkumpulnya komunitas dari berbagai daerah yang membawa dampak positif bagi geliat ekonomi dan hiburan masyarakat lokal. (yat)



