Inovasi Pembelajaran Sastra Digital sebagai Wadah Kreativitas dan Literasi Generasi Muda

radarkarawang.id – Mahasiswa Peminatan Sastra Angkatan 2023 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Sastra Digital di empat sekolah mitra pada 18–22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sastra sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.
Kegiatan PKM dilaksanakan di SMPN 2 Karawang Barat, MI Al-Manar, SMK PGRI 2 Karawang, dan SMA Budi Mulia. Program yang diusung mengangkat tema besar sastra digital dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di masing-masing sekolah.
Beragam aktivitas literasi digital dilaksanakan selama program berlangsung. Siswa diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital melalui pelatihan menulis cerpen berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), storytelling berbasis media digital, pelatihan menulis puisi digital menggunakan platform Padlet, serta workshop penulisan cerita digital berbantuan Inkwriter. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik langsung, diskusi, pendampingan, hingga publikasi karya siswa pada platform digital.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai sastra dan literasi digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam memanfaatkan teknologi secara kreatif dan produktif. Pemanfaatan media digital diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk menjadikan teknologi sebagai sarana belajar, berekspresi, dan menghasilkan karya.
Koordinator PKM, Ferina Meliasanti, S.S., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pembelajaran mata kuliah Sastra Digital yang telah dipelajari mahasiswa di bangku perkuliahan. “PKM Sastra Digital bertujuan memperkenalkan karya-karya sastra Indonesia digital dan mengimplementasikan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sastra di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam mengintegrasikan perangkat digital ke dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia,” ujarnya.
Menurut Ferina, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai literasi. Karena itu, pemanfaatan media digital perlu diarahkan menjadi sarana yang edukatif dan mendukung pengembangan kreativitas peserta didik.



