Purwakarta
Trending

Cegah Pencemaran DAS Cimunjul-Cibarengkok, Pelaku Usaha di Purwakarta Diminta Kelola Limbah

PURWAKARTA, RAKA – Upaya menjaga kualitas air Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimunjul-Cibarengkok menjadi perhatian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta. Selain aksi bersih-bersih sungai, perhatian juga tertuju pada pentingnya pengelolaan limbah usaha untuk mencegah pencemaran lingkungan.

‎Persoalan limbah dinilai menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberlanjutan DAS yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, pelaku usaha, khususnya home industri yang berada di sekitar aliran sungai, didorong untuk mengelola limbah produksi sesuai ketentuan sebelum dibuang ke lingkungan.

‎Kepala Kelurahan Nagri Kidul, Hendrik Hermawan, mengatakan menjaga kebersihan sungai tidak hanya dilakukan dengan membersihkan sampah, tetapi juga mencegah masuknya limbah yang berpotensi menurunkan kualitas air.

‎“Kami mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya home industri tahu, untuk tidak membuang limbah langsung ke sungai. Limbah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, menurunkan kualitas air, menimbulkan bau tidak sedap, serta berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/6).

‎Dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, warga bersama aparatur kelurahan dan sejumlah pihak terkait melakukan gotong royong membersihkan bantaran DAS Cimunjul-Cibarengkok dari sampah dan rumput liar yang berpotensi mengganggu aliran air.

‎Di saat bersamaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta juga melakukan pengambilan sampel air untuk memantau kondisi kualitas air sungai. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan lingkungan sekaligus memastikan aliran sungai tetap aman dimanfaatkan masyarakat.

‎Menurut Hendrik, DAS Cimunjul-Cibarengkok memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah Nagri Kidul. Oleh karena itu, upaya pelestarian tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha.

‎Ia juga mendorong pelaku usaha untuk memiliki serta mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari sungai.

‎“Untuk kepentingan bersama, kami berharap para pelaku usaha dapat segera menyiapkan dan mengelola IPAL dengan baik. Dengan begitu, kualitas air DAS Cimunjul-Cibarengkok tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

‎Pemerintah Kelurahan Nagri Kidul berharap hasil pengujian kualitas air yang dilakukan DLH dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan langkah-langkah pelestarian lingkungan ke depan. (yat)

Related Articles

Back to top button