Karawang
Trending

Hama Kutu Bulog Teror Warga, Perusahaan Minta Maaf

radarkarawang.id, Perum Bulog secara resmi menyampaikan permohonan maaf menyusul keluhan warga yang bermukim di sekitar area gudang terkait serangan hama kutu beras yang merambah ke permukiman pada Sabtu (4/7/2026). Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat akan aspek kesehatan dan kenyamanan lingkungan, sehingga memaksa pihak perusahaan segera melakukan langkah mitigasi berupa fumigasi dan penyemprotan residu berskala besar guna memutus rantai penyebaran serangga tersebut.

Keluhan warga bermula dari ditemukannya ribuan kutu beras yang mulai masuk ke dalam rumah-rumah penduduk. Hama ini diduga berasal dari stok komoditas di dalam gudang yang sedang dalam masa penyimpanan atau proses bongkar muat. Keberadaan serangga tersebut dianggap sudah melampaui batas kewajaran hingga mengganggu aktivitas harian warga setempat.

Menanggapi situasi tersebut, pihak manajemen Bulog memastikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan penanganan cepat. Upaya sterilisasi dilakukan tidak hanya di dalam lingkup gudang, tetapi juga menyasar area luar yang berbatasan langsung dengan hunian masyarakat.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga di sekitar gudang. Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak cepat melakukan fumigasi dan penyemprotan untuk memastikan hama tersebut tidak lagi menyebar ke rumah-rumah,” ujar perwakilan manajemen Bulog dalam keterangan resminya.

Selain melakukan tindakan kuratif, Bulog menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi prosedur pemeliharaan stok di gudang tersebut. Langkah ini diambil guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Perusahaan menekankan bahwa pemeliharaan kualitas komoditas pangan merupakan prioritas utama, yang mencakup aspek kebersihan lingkungan sekitar fasilitas penyimpanan.

“Kami pastikan bahwa tindakan ini dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Tim kami akan terus memantau perkembangan di lapangan hingga situasi benar-benar terkendali dan masyarakat kembali merasa nyaman,” tambah narasumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan dan pengawasan di titik-titik terdampak masih terus berlangsung. Warga diminta untuk tetap tenang dan segera melaporkan kembali apabila masih ditemukan adanya populasi kutu yang signifikan di lingkungan mereka agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim satuan tugas terkait. (rk)

Related Articles

Back to top button