Radarkarawang.id– Sebanyak 27 penyandang disabilitas ikuti pelatihan cetak sablon. Hal ini untuk tingkatkan keterampilan. Peserta dapat bimbingan langsung dari ahli.
Eko, salah satu peserta, antusias mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat sekaligus membuka wawasan peluang usaha.
“Saya merasa senang dan termotivasi setelah mengikuti pelatihan ini. Kami tidak hanya belajar membuat produk,” kata Eko saat usai pelatihan.
“Tetapi juga belajar untuk melihat peluang untuk mengembangkan keterampilan menjadi usaha yang bisa membantu meningkatkan penghasilan,” tutur Eko menambahkan lagi.
Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pertamina EP percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang sama untuk berkembang. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Kreasi Tuli Indonesia,” katanya.
“Kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh keterampilan yang dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mereka. Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya karya-karya kreatif dan peluang usaha yang dapat terus berkembang di masa depan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, lanjutnya, PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field terus mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif, produktif, dan berdaya.
Ketika semua orang tanpa terkecuali mendapat kesempatan, maka lahirlah lebih banyak cerita harapan, kemandirian, dan masa depan yang lebih cerah.(asy)



