Radarkarawang.id– Basarnas Karawang beberkan kronologi penemuan remaja 14 tahun yang tenggelam di Sungai Citarum Karawang. Tim SAR menemukan korban meninggal.
Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Muhammad Sadan Sais (14), yang tenggelam dan terseret arus Sungai Citarum.
Tim SAR menemukan korban meninggal, Kamis (9/7) pagi, sekitar 9 kilometer dari lokasi awal di Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat.
Ketua Basarnas Karawang Sigit mengatakan, pihaknya menerima informasi dari warga mengenai penemuan sesosok jenazah laki-laki mengambang di aliran Sungai Citarum.
Tim SAR kemudian menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan identitas korban. ”Setelah pihak keluarga memastikan, benar jenazah tersebut adalah Muhammad Sadan Sais,” paparnya, Kamis (9/7).
“Korban sebelumnya hanyut di wilayah Tunggakjati. Evakuasi menggunakan ambulans ke rumah duka dan serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya,
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karawang Ferry Muharam menjelaskan, korban sebelumnya pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu, korban sedang berenang bersama sejumlah temannya di Sungai Citarum, di sekitar Gang Puskesmas Wanasepi RT 02/10, Kelurahan Tunggakjati.
Menurut Ferry, saat berenang di tengah sungai, korban terseret arus deras hingga tenggelam dan hilang dari permukaan air Sungai Citarum.
Usai menerima laporan, sambungnya, Tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen dan operasi pencarian menggunakan dua unit perahu Landing Craft Rubber (LCR) milik BPBD Karawang dan Basarnas.
Pencarian menggunakan teknik blender, jangkar, serta penyisiran di sepanjang sungai sejauh 200 hingga 500 meter dari titik terakhir korban terlihat.
Ferry meneruskan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Karawang, BPBD Karawang, Basarnas, Polairud, Muspika Tunggakjati, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Baznas, Vertical Rescue Indonesia, Gesit Relawan Salam Setara, MTA, Katana Rescue, UAR, KRI, Protek, Scout Rescue 0915, Gerak Bareng, serta sejumlah relawan lainnya.
”Korban akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis pagi dalam kondisi meninggal dunia. Setelah evakuasi, Tim SAR gabungan serahkan korban kepada pihak keluarga,” terangnya. (zal)



