HEADLINE
Trending

530 Siswa SMKN 1 Sukatani Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba

PURWAKARTA, RAKA – Sebanyak 530 pelajar kelas X SMKN 1 Sukatani mendapat pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar Polres Purwakarta, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara sekolah tersebut diikuti ratusan siswa, kepala sekolah, jajaran guru, serta personel Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang dinilai sebagai kelompok usia paling rentan terhadap pengaruh lingkungan.

Dalam pemaparannya, Kanit 3 Satresnarkoba Polres Purwakarta IPDA Firmansyah bersama AIPTU Uce Nurtahadi menjelaskan berbagai aspek mengenai narkotika. Materi yang disampaikan meliputi dasar hukum, penggolongan narkotika, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman pidana bagi penyalahguna maupun pelaku peredaran gelap narkotika.

Selain itu, para pelajar juga diberikan pengetahuan mengenai obat-obatan tertentu yang berpotensi disalahgunakan sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 10 Tahun 2019. Mereka juga diajak memahami langkah-langkah sederhana untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta IPTU Try Sumarno mengatakan edukasi kepada pelajar menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

“Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi yang berkelanjutan. Kami ingin para pelajar memiliki pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba, sehingga mampu menjaga diri, berani menolak ajakan yang negatif, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun keluarga,” kata Try.

Menurutnya, pembekalan sejak bangku sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter pelajar agar lebih siap menghadapi berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika yang kini semakin beragam.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menilai keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Pencegahan akan lebih efektif apabila didukung oleh sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kami mengajak seluruh pelajar mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif serta menjauhi narkotika demi masa depan yang lebih baik,” ujar Tini.

Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Purwakarta.

Salah seorang peserta, Rizky Maulana (15), mengaku memperoleh banyak informasi baru setelah mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan membuat dirinya lebih memahami risiko hukum maupun dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkotika.

“Awalnya saya hanya tahu kalau narkoba itu berbahaya, tapi sekarang jadi paham jenis-jenisnya, dampaknya, dan bagaimana cara menolak jika suatu saat ada yang menawarkan. Kegiatan seperti ini penting supaya kami sebagai pelajar bisa lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh pergaulan,” kata Rizky. (yat)

Related Articles

Back to top button