Purwakarta
Trending

Koperasi Merah Putih Gunung Parang Penopang Wisata Purwakarta

PURWAKARTA, RAKA – Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dipersiapkan sebagai penunjang aktivitas wisata di kawasan Gunung Parang.

Lokasi koperasi berada tepat di pintu masuk Jalur Buhun Gunung Parang, salah satu jalur pendakian yang banyak digunakan wisatawan. Posisi tersebut dinilai strategis karena dapat melayani kebutuhan warga sekaligus para pendaki yang datang ke kawasan wisata alam itu.

Desa Pasanggrahan sendiri berada di kaki Gunung Parang dengan ketinggian sekitar 963 meter di atas permukaan laut. Wilayah tersebut diapit oleh tiga gunung, yakni Gunung Parang, Gunung Lembu, dan Gunung Bongkok, sehingga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Purwakarta.

Kepala Desa Pasanggrahan Olan Rohlan mengatakan, penetapan lokasi koperasi merupakan hasil musyawarah desa yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, Forkopimcam Tegalwaru, lembaga desa hingga tokoh masyarakat.

Menurut Olan, sebelum lokasi ditetapkan terdapat tiga alternatif yang dipertimbangkan. Selain mempertimbangkan kemudahan akses, pemerintah desa juga memperhatikan aspek keselamatan melalui kajian geologi.

“Awalnya terdapat tiga alternatif lokasi. Namun setelah melalui musyawarah desa bersama seluruh unsur kelembagaan dan tokoh masyarakat, diputuskan lokasi yang sekarang. Hasil kajian geologi dari BPBD Kabupaten Purwakarta bersama BNPB menyatakan lokasi ini berada dalam kategori aman karena berjarak sekitar satu kilometer dari kawasan yang dikategorikan sebagai mahkota atau pusat potensi bencana,” kata Olan, Kamis (15/7/2026).

Ia menuturkan, keberadaan koperasi di kawasan wisata diharapkan mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru. Pemerintah desa bahkan merencanakan pembangunan gazebo atau saung sebagai tempat singgah wisatawan yang datang ke Gunung Parang.

“Kami ingin Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi pusat pelayanan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa. Ke depan, kami berencana membangun gazebo atau saung-saung sebagai tempat beristirahat bagi para wisatawan sambil menikmati suasana pegunungan,” ujarnya.

Keberadaan koperasi tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. Junengsih (40), warga Dusun IV Cirangkong, mengatakan koperasi memudahkan warga memperoleh kebutuhan sehari-hari karena lokasinya dekat dengan permukiman.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya Kopdes Merah Putih karena lokasinya dekat dengan permukiman warga. Kami tidak perlu lagi pergi jauh untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Sigit Rachputra (38), wisatawan asal Kabupaten Karawang yang hendak mendaki Gunung Parang. Menurut dia, keberadaan koperasi di pintu masuk jalur pendakian mempermudah pendaki memperoleh makanan, minuman, maupun perlengkapan yang dibutuhkan sebelum memulai perjalanan.

“Dulu kami harus mencari warung yang letaknya cukup jauh sebelum mendaki. Sekarang dengan adanya Kopdes Merah Putih di pintu masuk pendakian, kami bisa lebih mudah mendapatkan makanan, minuman, maupun kebutuhan lainnya,” ujar Sigit.

Dengan letaknya yang berada di jalur menuju salah satu destinasi wisata unggulan Purwakarta, Koperasi Merah Putih Desa Pasanggrahan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan ekonomi bagi warga, tetapi juga berkembang sebagai fasilitas pendukung pariwisata yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi lokal. (yat)

Related Articles

Back to top button