
PURWAKARTA, RAKA – Sebanyak 404.226 penerima manfaat di Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang, Jawa Barat, mendapatkan Bantuan Pangan berupa beras untuk periode Juli hingga September 2026.
Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, bantuan pangan tahap kedua ini hanya berupa beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Karena bantuan untuk tiga bulan disalurkan sekaligus, masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram beras.
Dengan jumlah penerima mencapai 404.226 orang, total beras yang harus disalurkan Bulog untuk dua kabupaten tersebut mencapai sekitar 12.126.780 kilogram atau 12.126,78 ton.
Kepala Kantor Cabang Bulog Subang Laswenri mengatakan penyaluran bantuan pangan tahap kedua tersebut mencakup masyarakat penerima di Purwakarta dan Subang.
“Bulog mencatat jumlah penerima bantuan pangan tahap kedua tahun ini di Kabupaten Purwakarta dan Subang mencapai 404.226 penerima. Masing-masing penerima akan memperoleh 30 kilogram beras sekaligus untuk periode Juli sampai September 2026,” ujar Laswenri di Subang, Selasa (25/8/2026).
Dari total 404.226 penerima di dua kabupaten, Kabupaten Subang mencatat jumlah penerima sebanyak 277.954 orang.
Dengan alokasi 30 kilogram per penerima, kebutuhan beras untuk penerima di Subang mencapai sekitar 8.338,62 ton.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Februari-Maret 2026 yang mencatat 268.580 penerima. Pada periode Juni-Juli 2025, jumlah penerima bantuan pangan di Subang tercatat 156.617 orang.
Sementara itu, jumlah penerima di Kabupaten Purwakarta mencapai sekitar 126.272 orang.
Jika mendapatkan alokasi yang sama, kebutuhan beras untuk penerima di Purwakarta mencapai sekitar 3.788,16 ton.
Dengan demikian, total kebutuhan beras untuk Bantuan Pangan periode Juli-September 2026 di kedua kabupaten mencapai 12.126,78 ton.
Di Kabupaten Purwakarta, penyaluran bantuan mulai masuk ke sejumlah desa dan kelurahan.
Salah satunya berlangsung di Desa Cijunti. Sebanyak 555 kepala keluarga (KK) tercatat sebagai penerima bantuan pangan.
Masing-masing keluarga mendapatkan 30 kilogram beras sekaligus untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus dan September 2026.
Sementara di Kelurahan Nagri Kaler, pasokan bantuan pangan beras terlihat dikirim menggunakan dua truk.
Bulog memastikan persediaan beras di gudang wilayah kerja Kantor Cabang Subang dalam kondisi aman untuk mendukung penyaluran bantuan pangan.
Sebelum distribusi tahap kedua dimulai, stok beras yang tercatat di gudang mencapai 80.525 ton.
Laswenri juga memastikan beras yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik dan sesuai standar kualitas.
Program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan pokok. (yat)



