Karawang, RAKA – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), menggelar kegiatan Edukasi Tematik bertajuk “Kesehatan Mental Remaja: Kenali, Peduli, dan Jaga Diri” di SMP Islam Karawang, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja mahasiswa PLP ini digelar mulai pukul 07.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh para peserta didik.
Kupas Tuntas Kesehatan Mental Remaja
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Dian Hartati, dosen PBSI Unsika dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi ketika seseorang mampu memahami dan mengelola emosi, menghadapi tekanan, berinteraksi dengan orang lain, serta menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik. Ia menekankan bahwa masa remaja adalah periode penting yang diwarnai banyak perubahan fisik dan emosional, sekaligus masa pembentukan identitas dan kepercayaan diri, sehingga remaja membutuhkan lingkungan yang aman dan suportif.
Materi juga menyoroti sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kondisi mental remaja, di antaranya tekanan akademik, konflik keluarga, masalah pertemanan, perundungan (bullying), tekanan dari media sosial, rasa tidak percaya diri, hingga perubahan kehidupan atau lingkungan. Selain itu, peserta diajak mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai, seperti perasaan sedih atau cemas berkepanjangan, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, menarik diri dari keluarga dan teman, sulit berkonsentrasi, perubahan pola tidur atau makan, mudah marah, hingga menurunnya prestasi dan aktivitas sehari-hari.
Sebagai solusi, narasumber memaparkan lima cara menjaga kesehatan mental, yakni istirahat yang cukup, aktif bergerak, menjaga pola makan, mengelola waktu antara belajar, aktivitas, istirahat, dan hiburan, serta meluangkan waktu untuk hobi dan aktivitas positif. Peserta juga diberikan tips bijak menggunakan media sosial, seperti membatasi waktu penggunaan, tidak membandingkan diri dengan kehidupan orang lain, mengikuti akun yang memberi dampak positif, menghindari komentar negatif dan perundungan daring, serta beristirahat dari media sosial ketika mulai merasa tertekan.
Tak kalah penting, para siswa didorong untuk tidak takut bercerita ketika menghadapi masalah, baik kepada orang tua, saudara, sahabat, guru, konselor sekolah, maupun tenaga profesional kesehatan mental. Materi turut menegaskan peran lingkungan sekitar, mulai dari keluarga yang mendengarkan tanpa menghakimi dan memberikan rasa aman, sekolah yang menciptakan lingkungan nyaman serta mencegah dan menangani bullying, hingga teman sebaya yang menjadi pendengar baik dan memberi dukungan saat dibutuhkan.
Respons Positif Siswa dan Sekolah
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peserta didik. Sejumlah siswa mengaku baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental setelah mengikuti sesi edukasi tersebut dan merasa lebih terbuka untuk bercerita ketika menghadapi masalah.
“Menurut aku seru banget kegiatan ini, soalnya kita jadi belajar melatih mental juga, bukan cuma pelajaran sekolah biasa. Aku jadi ngerti kalau sesama teman itu harus saling jaga, jangan saling menyakiti, biar sama-sama sehat mentalnya,” ujar Devano, salah satu siswa di SMP Islam Karawang.
Kepala sekolah SMP Islam Karawang, Lia Sulastri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap edukasi tematik semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Remaja sehat lahir dan batin, setiap menghadapi tantangan, sehat mental sama dengan masa depan kuat,” ujar Lia Sulastri.
Bagian dari Program Kerja Mahasiswa PLP
Ketua PLP FKIP Unsika di SMP Islam Karawang, Artika Destriyani, menjelaskan bahwa kegiatan Edukasi Tematik ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa PLP yang dirancang untuk memberikan kontribusi nyata bagi sekolah, khususnya dalam mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik di tengah berbagai tekanan akademik dan sosial yang dihadapi remaja saat ini.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tapi juga menumbuhkan kepedulian mereka terhadap diri sendiri dan teman-temannya. Semoga apa yang disampaikan hari ini bisa terus diingat dan diterapkan dalam keseharian mereka,” ujar Artika Destriyani.
Kegiatan Edukasi Tematik ini diselenggarakan atas kerja sama PLP FKIP Unsika dengan SMP Islam Karawang. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa PLP FKIP Unsika berharap kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah, sehingga para siswa semakin siap menghadapi berbagai tantangan dengan mental yang kuat dan sehat.



