
PURWAKARTA, RAKA – Ketika sumur-sumur warga mengering dan kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi, Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cipularang 006 Korlantas Polri bersama Jasa Marga turun tangan membantu masyarakat.
Sebanyak tiga mobil tangki air bersih dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Hegarmanah dan Maracang, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Kamis (17/9/2026).
Kepala Induk PJR Tol Cipularang 006, Kompol Joko Prianto, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah mengetahui kondisi warga yang mengalami kekurangan air bersih akibat sumur-sumur yang mengering.
”Hari ini kami membantu Desa Hegarmanah dan Maracang di Kecamatan Babakancikao, yang mana kekurangan air bersih, kering semua sumurnya,” kata Joko di lokasi.
Joko menjelaskan, setiap mobil tangki membawa sekitar 8.700 liter air. Dengan tiga tangki yang disiapkan, total bantuan air bersih yang disalurkan mencapai sekitar 26.100 liter.
Namun, kondisi akses menuju permukiman membuat tidak seluruh mobil tangki dapat masuk ke lokasi pembagian air.
”Saya membantu, ada tiga tangki, yang satu saya isi di sini, nanti yang dua lagi ada di depan. Karena tidak muat mobilnya masuk sini,” ujarnya.
Air bersih tersebut diambil dari mata air Wanayasa, yang selama ini juga digunakan untuk kebutuhan pengisian ulang air galon.
Menurut Joko, kualitas air dari sumber tersebut sangat baik sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.
”Ini sangat-sangat bagus untuk membantu masyarakat yang benar-benar tempatnya atau daerahnya atau kampungnya kering,” ungkapnya.
Joko menegaskan, penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian PJR Tol Cipularang 006 bersama Jasa Marga kepada masyarakat.
Selain sebagai bantuan kemanusiaan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Korlantas Polri.
”Bantuan ini murni dari kita untuk membantu masyarakat ini, selebihnya juga dalam rangka ulang tahun Korlantas yang ke-71,” katanya.
Ia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Polantas Karib, yakni membangun kedekatan antara polisi lalu lintas dan masyarakat melalui aksi nyata.
”Kita Polantas Karib lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Kita tidak ada untuk bagaimana-bagaimana, tapi Polantas Karib itu mengayomi, melindungi dan sekaligus berdekatan langsung dengan masyarakat,” tutur Joko.
Bantuan tersebut disambut baik warga Desa Hegarmanah. Lilis, salah seorang warga, mengatakan kekeringan membuat kebutuhan air bersih menjadi beban pengeluaran sehari-hari.
Ia mengaku harus membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
”Kondisi saat ini sangat sulit air dan kering sumurnya. Biasanya beli air isi ulang satu galonnya itu Rp5 ribu, dalam sehari pengeluaran bisa Rp50 ribu sampai Rp100 ribu,” kata Lilis.
Menurutnya, bantuan air bersih dari PJR Tol Cipularang sangat membantu warga yang terdampak kekeringan.
”Dengan adanya bantuan air bersih ini kami sangat terbantu sebagai warga. Kami sangat berterima kasih kepada Induk PJR,” ujarnya.
Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang menghadapi kesulitan air bersih di tengah kondisi sumur yang mengering. (yat)



