CIKAMPEK, RAKA – Menjelang musim hujan, normalisasi Sipon Cikaranggelam BMI di Kecamatan Cikampek menjadi salah satu upaya untuk memastikan aliran air tetap lancar. Setelah diajukan sejak Agustus, pengerjaan yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang itu akhirnya rampung pada awal Oktober dengan waktu pengerjaan sekitar satu minggu.
Camat Cikampek Adi Firmansyah mengatakan, normalisasi dilakukan karena kondisi Sipon Cikaranggelam sudah membutuhkan penanganan. Terlebih, memasuki musim hujan, kelancaran aliran air menjadi perhatian agar tidak terhambat akibat kondisi saluran yang kurang optimal.
“Untuk kegiatan normalisasi Sipon Cikaranggelam BMI, kami memang sudah bersurat sejak bulan Agustus. Alhamdulillah, kemarin sudah direalisasikan oleh Dinas PUPR dengan menurunkan alat berat melalui tim Sumber Daya Air (SDA) dan Tim Biru, serta dibantu UPTD Kebersihan Cikampek,” katanya, Rabu (14/10).
Menurutnya, realisasi normalisasi tidak bisa langsung dilakukan setelah pengajuan karena Dinas PUPR juga harus menangani sejumlah titik lain yang membutuhkan alat berat. Setelah melalui proses penjadwalan, pekerjaan di Sipon Cikaranggelam akhirnya dapat dilaksanakan pada awal Oktober. Adi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Bupati Karawang melalui Dinas PUPR dan DLH, yang telah merespons pengajuan normalisasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati melalui Dinas PUPR dan Dinas LH yang sudah melaksanakan normalisasi Sipon Cikaranggelam. Memang kondisinya sudah sangat memerlukan perhatian, apalagi sebentar lagi akan memasuki musim hujan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan berlangsung kurang lebih satu minggu dan kini telah selesai. Berdasarkan kondisi setelah normalisasi, aliran air di lokasi tersebut dinilai sudah lebih lancar.
“Alhamdulillah, pengerjaannya kurang lebih satu minggu dan sekarang sudah selesai. Kondisinya sudah terlihat, aliran air bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Adi berharap, hasil normalisasi tersebut dapat membantu menjaga kelancaran aliran air ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Dengan begitu, potensi gangguan akibat terhambatnya aliran air di kawasan Sipon Cikaranggelam BMI dapat diminimalkan.
“Kalaupun nanti terjadi hujan dengan debit air yang besar, kami berharap Sipon Cikaranggelam sudah bisa mengalirkan air dengan lancar,” tutupnya. (zal)
SUDAH BERSIH: Kondisi Sipon Cikaranggelam usai dinormalisasi agar aliran sungai bisa tetap lancar dan tidak menimbulkan banjir.



