Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Purwakarta
Trending

Kekeringan Purwakarta Meluas, 219 Ribu Warga Krisis Air

PURWAKARTA, RAKA – Kekeringan dan krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Purwakarta terus meluas. Hingga 22 Oktober 2026, sebanyak 219.189 jiwa atau 68.861 kepala keluarga (KK) terdampak di 92 desa dan kelurahan yang tersebar di 17 kecamatan.

Di tengah kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta telah menyalurkan 2.135.000 liter air bersih selama periode Juli hingga 22 Oktober 2026. Bantuan didistribusikan berdasarkan permintaan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan, mengatakan wilayah terdampak kekeringan terus meluas. Pada periode Juli hingga September 2026, BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih ke 92 desa dan kelurahan di 17 kecamatan.

“Jumlah warga yang menerima bantuan air bersih dari pemerintah daerah sampai saat ini tercatat sebanyak 219.189 jiwa dari 68.861 KK,” kata Heryadi, Kamis (22/10/2026).

Selain melalui pemerintah daerah, bantuan air bersih juga disalurkan oleh jajaran kepolisian untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Polsek Jatiluhur, Polres Purwakarta, misalnya, menyalurkan 1.000 liter air bersih kepada warga Kampung Cisalak RT 014/RW 004, Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur, Kamis (22/10/2026).

Penyaluran bantuan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.00 WIB tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Cisalada AIPTU Kukuh Tri Handoyo bersama AIPTU Yudi Iskandar dan BRIPKA Rizki D.N.

Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekurangan air akibat kemarau berkepanjangan.

Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga.

Sementara itu, Kapolsek Jatiluhur, KOMPOL A. Abdul Kodir, mengajak masyarakat untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Warga juga diimbau menggunakan air secara bijak, mendahulukan kebutuhan pokok, serta menjaga kebersihan tempat penampungan agar kualitas air tetap terpelihara.

Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, mengatakan kepolisian terbuka terhadap informasi dari masyarakat mengenai kesulitan air bersih maupun persoalan lain di lingkungan mereka.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat menghadapi kesulitan. Kami mengajak warga agar tetap menjaga kebersamaan, menggunakan air secara bijak, serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan atau menemukan persoalan di lingkungan sekitar,” imbau Tini.

Meluasnya dampak kekeringan membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi perhatian berbagai pihak. Distribusi bantuan dari BPBD dan kepolisian diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air selama musim kemarau. (yat)

Related Articles

Back to top button