Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Karawang
Trending

KAI Tutup Perlintasan JPL 1 Bogor, Cek Rute Alternatifnya!

KARAWANG, RAKA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Pemerintah Kota Bogor menutup perlintasan sebidang kereta api JPL Nomor 1 di Jalan MA Salmun, Kota Bogor. Penutupan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengatur akses lalu lintas di kawasan Stasiun Bogor.

Dengan penutupan perlintasan di Km 54+416 tersebut, masyarakat tidak lagi diperbolehkan melintasi jalur kereta api melalui akses Jalan MA Salmun. Pengguna jalan diarahkan melewati sejumlah jalur alternatif yang telah disiapkan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penutupan perlintasan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Perlintasan sebidang JPL No. 1 di Jalan MA Salmun telah resmi ditutup demi keselamatan bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan lokasi tersebut sebagai akses penyeberangan,”katanya, Selasa (27/10).

Ia menjelaskan, penutupan dilakukan melalui kerja sama KAI dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan tertib. Masyarakat diminta mematuhi ketentuan tersebut serta mengikuti petunjuk pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Seiring penutupan perlintasan, sejumlah rute alternatif disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Pengguna jalan dapat memilih jalur sesuai arah perjalanan masing-masing. Rute pertama melalui Jalan MA Salmun, Mayor Oking, Kapten Muslihat, Djuanda, Sudirman, Sawojajar, hingga Dewi Sartika.

Rute kedua dapat ditempuh dari Jalan Dewi Sartika menuju Pengadilan, Sudirman, RE Martadinata, Merdeka, dan kembali ke Jalan MA Salmun. Sementara itu, rute ketiga menghubungkan Jalan Ciwaringin dengan Jalan MA Salmun.

Franoto mengakui penutupan perlintasan tersebut membutuhkan penyesuaian dari masyarakat, terutama pengguna jalan yang sebelumnya mengandalkan akses tersebut untuk mobilitas sehari-hari.

“Kami memahami bahwa penutupan perlintasan ini memerlukan penyesuaian bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mengikuti pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan,” katanya.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi perhatian bersama tanpa mengabaikan kebutuhan mobilitas masyarakat. Karena itu, pengguna jalan diminta mengikuti rambu dan petunjuk yang tersedia agar tidak memaksakan diri melintasi jalur kereta api yang telah ditutup.

Selain penutupan perlintasan, Pemerintah Kota Bogor merencanakan pembangunan jembatan penyeberangan yang dapat digunakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Pembangunan tersebut ditujukan untuk mendukung konektivitas masyarakat di kawasan Stasiun Bogor.

Franoto menyebut rencana tersebut menjadi bagian dari penataan jangka panjang kawasan stasiun, sekaligus memperkuat aksesibilitas bagi masyarakat dan pelanggan kereta api.

“KAI mengapresiasi sinergi yang terus terjalin bersama Pemerintah Kota Bogor. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan kawasan Stasiun Bogor yang semakin aman, tertata, dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat maupun pelanggan kereta api,” ungkapnya.

KAI Daop 1 Jakarta mengajak masyarakat mendukung kebijakan penutupan tersebut dengan menggunakan akses resmi yang tersedia. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.

KAI juga menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan keselamatan serta kualitas pelayanan transportasi publik. (zal)

Related Articles

Back to top button