
PURWAKARTA, RAKA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein berpesan kepada para siswa SD Plus 2 Al-Muhajirin yang mengikuti Sakura Leadership Journey 2026 ke Jepang agar menjaga sikap, kedisiplinan, serta nama baik Kabupaten Purwakarta selama menjalani pembelajaran internasional.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat melepas peserta program immersion ke Jepang di Rumah Dinas Bupati, Rabu (4/11/2026). Pelepasan turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Sadiyah.
Saepul Bahri Binzein mengapresiasi penyelenggaraan program edukatif yang memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar di lingkungan sekolah internasional.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta. Selain menambah ilmu pengetahuan, para siswa diharapkan memperoleh pengalaman dan inspirasi yang bermanfaat bagi masa depan.
Bupati juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjaga etika dan kedisiplinan selama berada di Jepang. Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi representasi Kabupaten Purwakarta di lingkungan internasional.
Sakura Leadership Journey 2026 merupakan program pembelajaran internasional melalui kegiatan imersi dan interaksi langsung di sekolah mitra internasional di Tokyo dan Osaka, Jepang.
Dalam program tersebut, para siswa akan mempelajari bahasa Jepang, materi akademik, serta mengenal budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Pembelajaran juga melibatkan native teacher dan student buddy untuk memperkuat pengalaman interaksi lintas budaya.
Program ini turut diarahkan untuk membangun karakter kepemimpinan, kedisiplinan, kesopanan, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis para peserta.
Melalui pengalaman tersebut, para siswa diharapkan mampu membawa pulang pengetahuan dan nilai-nilai positif dari Jepang, sekaligus tetap menjunjung kearifan lokal serta karakter pelajar Purwakarta. (yat)



