
PURWAKARTA, RAKA – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta terus menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak di wilayah Purwakarta.
Hingga saat ini, Dinas peternakan Purwakarta menargetkan sebanyak 7.500 dosis vaksin PMK untuk sapi dan domba. Jumlah tersebut masih dapat bertambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan tingginya lalu lintas perdagangan ternak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas perikanan dan peternakan Purwakarta, Wini Karmila terus memperketat pengawasan kesehatan ternak. Hal itu guna mengantisipasi munculnya kembali kasus PMK di Purwakarta.
Baca Juga: Apresiasi Karya Warga Binaan, Lapas Purwakarta Salurkan Premi Hasil Kerja di BLK
Menurutnya, langkah vaksinasi massal untuk menjaga kondisi hewan ternak tetap sehat sekaligus meminimalisasi risiko penyebaran penyakit antarwilayah.
“Target vaksinasi PMK saat ini mencapai 7.500 dosis dan jumlahnya masih memungkinkan bertambah sesuai kondisi di lapangan,” kata Wini belum lama ini.
Ia menjelaskan, pihaknya sempat menerima laporan dugaan kasus PMK pada awal Maret 2026 lalu. Saat itu, tiga ekor sapi di wilayah Munjul, Purwakarta, mengalami gejala demam dan iritasi pada mulut serta kuku.
Namun setelah penanganan cepat oleh petugas kesehatan hewan, ketiga sapi tersebut berhasil sembuh tanpa terjadi penyebaran ke ternak lain dalam kandang yang sama.
“Petugas langsung melakukan pengobatan berupa analgesik, antiradang, dan vitamin untuk mempercepat pemulihan serta menekan risiko infeksi,” ujarnya.
Selain vaksinasi, Dinas peternakan Purwakarta juga mengimbau peternak lebih disiplin menerapkan biosekuriti, termasuk mengisolasi ternak baru maupun hewan yang sakit.
Peternak juga harus segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan apabila terdapat ternak yang menunjukkan gejala sakit ataupun adanya lalu lintas ternak keluar masuk Purwakarta.
Untuk mempercepat vaksinasi, petugas kesehatan hewan turun langsung ke peternakan warga dengan sistem door to door.
Salah satu vaksinasi di peternakan Kandang Asri Farm, Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Purwakarta. Puluhan domba milik peternak mendapat suntikan vaksin PMK dari petugas Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet).
Dalam prosesnya, petugas terlebih dahulu memeriksa kondisi kesehatan ternak sebelum melakukan vaksinasi.
Dokter Hewan Bidang Keswan Kesmavet Dinas Perikana dan Peternakan Purwakarta, Intan Renita Yulianti, mengatakan vaksinasi PMK menjadi langkah penting untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga.
Tonton Juga: EKSKUL UNIK TAPI JUARA! RAHASIA SMK LENTERA BANGSA DI OLAHRAGA TEROMPAH
Menurutnya, vaksinasi juga dilakukan agar peternak merasa lebih aman terhadap kondisi hewan ternak yang dipelihara maupun diperdagangkan.
“Kami terus melakukan pengawasan dan vaksinasi untuk mencegah penyebaran PMK serta memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat,” kata Intan.
Dengan target ribuan dosis vaksin PMK tersebut, Dinas peternakan Purwakarta berharap dapat menekan potensi penyebaran PMK sekaligus menjaga produktivitas peternakan di wilayah Purwakarta. (yat)



